oleh

Mie Pangsit Barokah Sajikan Menu Murah Meriah

 

radarlampung.co.id – Dimasa pandemi, makanan pesan antar biasanya menjadi alternatif bagi masyarakat untuk menikmati jajanan dari luar tanpa harus pergi langsung untuk membeli. Hal ini pula yang melatari munculnya bisnis kuliner online belakangan ini.

Salah satunya Mie Pangsit Barokah yang baru beroperasi mulai Juni 2020, lalu. Seperti namanya, bisnis kuliner milik Ulfa Hasan ini menyediakan menu makanan berupa Mie Pangsit dan Nasi Bakar dengan harga yang terjangkau.

Bertempat di jl. H. Said no. 27, Kota Baru, Ulfa memulai bisnis tersebut dari kebiasaan keluarganya yang gemar mengonsumsi makanan berbahan dasar mie. “Terutama suami dan anak saya, seminggu bisa berkali-kali makan mie pangsit,” katanya kepada Radarlampung.co.id, Kamis (17/9).

Ulfa mengatakan, dari situ dirinya berinisiatif membuat mie pangsit sendiri yang kemudian dinikmati oleh orang-orang terdekatnya. ”Waktu teman-teman dan keluarga mencoba mie buatan saya, mereka yang kasih saya dorongan untuk buka usaha kuliner. Karena mereka suka, saya akhirnya mencoba membuka usaha ini,” tambahnya.

Adapun Mie Pangsit yang disajikan ditawarkan dengan range harga mulai dari Rp12 ribu sampai Rp15 ribu. Mie pangsit ini terdiri dari mie pangsit polos dan mie pangsit bakso. Adapula tambahan topping yakni pangsit dan bakso tahu dengan range harga mulai dari Rp2 ribu sampai Rp6 ribu.

Sementara untuk nasi bakar dibanderol seharga Rp15 ribu dengan varian nasi bakar cumi-cumi, nasi bakar udang, nasi bakar ayam, nasi bakar ati-ampela dan nasi bakar peda. “Untuk sekarang memang menunya baru ini, tapi kedepannya kita juga ada rencana buat tambah menu makanan dan minuman lainnya,” sambungnya.

Untuk pemesanan, konsumen bisa langsung menghubungi pesan whatsapp di nomor 085367885782. Untuk pemesanan minimal 5 porsi akan diantarkan langsung ke tempat tujuan, sedang untuk pemesanan di bawah 5 porsi akan dikirimkan melalui Go-Send.

“Rencananya kita juga akan hadir di Go-Food, tapi memang butuh waktu untuk mengurus persyaratan dan lain-lain. Untuk sekarang konsumen saya sendiri memang lebih banyak dari lingkungan perkantoran. Biasanya untuk sarapan atau makan siang,” tandasnya. (Ega/yud)

Komentar

Rekomendasi