oleh

HK Ruas Terpeka Simulasikan Penanganan Kecelakaan di Tol

 

radarlampung.co.id – Pengelola ruas tol Terbanggibesar-Pematangpanggang-Kayuagung (Terpeka), PT Hutama Karya menggelar simulasi penanganan kecelakaan di ruasnya Sabtu (19/9).

Simulasi yang digelar dengan kondisi korban kecelakaan yang terjepit ini digelar di Kilometer 234, Mesuji. Di mana, korban yang terjepit kendaraan yang ringsek itu mendapatkan penanganan langsung dari tim HK yang telah disediakan.

Dengan kerjasama tim yang berisi kan Ambulans dua kendaraan, pengamanan jalan satu kendaraan, mobil derek satu kendaraan dan mobil rescue satu kendaraan, kepolisian dari PJR Polda Lampung juga hadir.

Branch Manajer PT HK Ruas Terpeka, Yoni Satyo mengatakan simulasi penanganan pada kecelakaan ini dimaksudkan untuk merefresh tugas dan wewenang dari petugas lalu lintas di tol Terpeka dalam menangani kecelakaan.

“Jadi kita harapkan para petugas tetap menjaga batas waktu yang ditetapkan dalam standar pelayanan minimum yang diberlakukan di badan usaha jalan tol oleh badan pengelola jalan tol, PUPR dalam menangani kecelakaan,” beber Yoni.

Yoni menyebut, saat ini kerap mengalani Kendala dalam melakukan evakuasi kecelakaan yang dipengaruhi tingkat keparahan kecelakaan. terlebih jika korban dalam kondisi terjepit.

“Jadi tingkat keparahan kecelakaan itu berbeda-beda, misalnya ada kejadian korban terjepit mungkin itu membutuhkan waktu ekstra yang lebih lama daripada tidak terjepit. Penanganan kita maksimum 20 menit sesuai dengan SPM,” tambanya.

Semen hingga saat ini, kecelakaan yang kerap terjadi di Ruas Terpeka diakui Yoni banyak diakibatkan karena mengantuk. “Kecelakaan disini terbanyak karena mengantuk, sekitar 60% dan sisanya pecah ban. Jadi kita juga menghimbau kepada pengguna jalan untuk tidak memaksakan meneruskan perjalanan jika kondisi badan itu sudah lelah. kita juga menghimbau maksimum berkendara itu selama 3 jam dan bisa beristirahat di rest area yang sudah disediakan dan juga sebelum memasuki tol mohon bisa juga memeriksa kondisi kendaraan dan kondisi ban sebelum berkendara,” tandasnya. (rma/yud)

Komentar

Rekomendasi