oleh

Dapat Tambahan Rp60 M, BMBK Lampung Target Jalan Mantap 76 Persen

RADARLAMPUNG.CO.ID-Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung mendapatkan kucuran dana dalam Perubahan APBD 2020 sebanyak Rp60 miliar. Sementara untuk perbaikan jalan dijatah Rp29 miliar.

Kepala BMBK Provinsi Lampung Mulyadi Irsan mengatakan saat ini memang dana terbatas. Di APBD murni saja pihaknya hanya mendapatkan Rp200 miliar. Sementara APBDP dijatah Rp60 miliar. Maka penggunaan dana akan dimaksimalkan.

“Kan memang kita masih kekurangan, untuk perbaikan jalan butuh Rp1,4 triliun tapi di Murni (APBD) saja dapat Rp200 miliar, di Perubahan Rp60 miliar. Namun akhirnya Rp29 miliar saja untuk belanja modalnya,” beber Mulyadi ssat ditemui usai menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPRD Provinsi Lampung Selasa (22/9).

Dia melanjutkan dengan dana Rp29 miliar dari APBD perubahan ini  akan digunakan untuk melanjutkan pembangunan jalan di Lempasing- Padang Cermin, di Lampung Utara, dan di Tajam. “Ya bagi-bagi. Dari Rp29 miliar itu akan disebar untuk belanja modalnya,” tambahnya.

Sementara  tahun ini, Mulyadi mengaku akan menargetkan peningkatan jalan mantap di Lampung akan naik sekitar 2 persen. Dari sebelumnya hanya 74 persen menjadi 76 persen. Hal itu menurutnya memang wajar mengingat jalan merupakan infrastruktur yang selalu digunakan terus menerus.

“Jalan mantap 74 persen kita di target kan naik 2 persen jadi 76 persen lah. Tapi yang perlu diingat, jalan itukan dipakai maka dia turun lagi, faktor cuaca, beban dan kualitas ikut mempengaruhi,” tambahnya.

Sementara dalam upaya perbaikan jalan kedepannya karena ada keterlambatan dana di Pemprov, sebagai bentuk dukungan demi memperlancar instruktur di Lampung maka akan dijalin kerjasama mulai Kementerian PUPR hingga Pemda kabupaten/kota beserta pengusaha.

Mulyadi menyebut hal ini perlu dilakukan agar dapat segera meratakan jalan mantap disemua kabupaten/kota. “Untuk jalan yang akan di alihkan itu urusan nasional yang masih di bahas di pusat, yang jelas mereka membantu kita. Makanya kita terus berkoordinasi bersama antara pemerintah Pusat, kabupaten, dan industri saling membantu,” tandasnya. (rma/wdi)

Komentar

Rekomendasi