oleh

PLN Resmikan 5 Gardu Induk

radarlampung.co.id – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Lampung meresmikan 5 gardu induk baru, Rabu (23/9). Kelima gardu induk tersebut yakni gardu induk Jati Agung, Langkapura, Ketapang, Mesuji dan Dipasena. Peresmian dilakukan di gardu induk Kota Baru dan dihadiri Gubernur Lampung.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi mengatakan, dirinya mengapresiasi upaya PLN dalam memenuhi kebutuhan listrik, sebab dalam kurun waktu 1 hingga 2 tahun kedepan, akan ada banyak pembangunan yang memerlukan daya dukung energi, khususnya kelistrikan di Provinsi Lampung.

“Seperti Bakauheni yang akan dijadikan sebagai destinasi pariwisata nasional. Kemudian kita juga sedang mempersiapkan 2021 akan dibangun bandara internasional yang benar-benar internasional serta akan ada rumah sakit internasional juga di Lampung,” katanya.

Di samping itu, sambung dia, Pemprov Lampung juga berencana untuk membangun Sport Center di wilayah Kota Baru, sehingga keputusan PLN untuk membangun gardu induk di wilayah tersebut juga telah membantu mendorong jalannya program pembangunan pemerintah daerah kedepan.

Sesuai dengan misi Pemprov Lampung untuk mengembangkan Infrastruktur guna meningkatkan efisiensi produksi dan konektivitas wilayah, maka tiap individu atau Instansi memiliki peranan masing-masing untuk mendukung hal tersebut.

“Dalam hal ini saya minta pada PLN untuk dapat terus mendukung misi dan program pemerintah daerah periode 2019/2024 dan membangun infrastruktur kelistrikan di Lampung,” tambahnya.

Lebih jauh dia mengatakan, listrik bukan hanya memberikan penerangan tetapi listrik juga memberikan kesempatan bagi masyarakat, untuk meningkatkan kualitas hidupnya. Dimana membantu anak-anak untuk belajar di malam hari, serta menghidupkan usaha-usaha yang ada di rumah masyarakat.

“Tapi buat saya yang paling penting anak-anak kita bisa belajar, agar ke depan sumber daya manusia kita bisa lebih baik dan bisa bersaing dengan negara negara yang lain,” tandasnya.

Oleh sebab itu, pemerintah akan terus mendorong percepatan berbagai pembangunan infrastruktur kelistrikan disuruh wilayah Lampung. Agar provinsi Lampung dapat membangkitkan potensi dan kekuatan yang dimiliki.

Sementara itu, Executive Vice President Operasi Regional Sumatera PT PLN, Supriyadi yang turut bergabung dalam peresmian melalui video conference juga menyampaikan apresiasinya kepada PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Lampung yang telah meresmikan lima gardu induk mereka.

“Kami mengucapkan terimakasih kepada rekan-rekan PLN yang telah mewujudkan sejarah baru bagi kelistrikan di Lampung. PLN telah melakukan berbagai macam upaya untuk meningkatkan kualitas,” katanya.

Hal ini dibuktikan dengan kondisi kelistrikan yang terus membaik, khususnya di wilayah Sumatera. “Sehingga cadangan di Sumatera yang sebelumnya di tahun 2015 lalu masih defisit, maka sejak tahun 2017 tidak ada lagi listrik defisit dan bahkan ada cadangan hingga 814 megawatt,” pungkasnya.

General Manager (GM) PT PLN (Persero) UID Lampung, Pandapotan Manurung menambahkan, di samping meresmikan lima gardu induk tersebut, PLN hingga saat ini juga masih terus melakukan pembangunan untuk gardu induk lainnya.

Hingga saat ini ada 9 gardu induk yang juga masih dalam proses pembangunan yakni gardu induk Gedong Tataan, gardu induk Sidomulyo, gardu induk tegangan ekstra tinggi 275 kv Lampung satu, gardu induk Pakuanratu, dan gardu induk Krui.

Kemudian gardu induk Liwa Extention, gardu induk Pagelaran Extention serta gardu induk Teluk Rataai dan gardu induk Dente Teladas. “Gardu-gardu induk ini kita targetkan untuk bisa beroperasi di tahun 2021 akhir,” pungkasnya.

Diketahui, dalam kesempatan tersebut PT PLN (Persero) UID Lampung juga memberikan sejumlah bantuan dari program CSR mereka. Antara lain, bantuan PLN peduli senilai Rp50 juta dari PT PLN (Persero) UIP Sumbagsel, bantuan ini diberikan kepada dua desa di Rawajitu Selatan.

Kemudian, bantaun PLN beribadah senilai Rp70 juta dari PT PLN (Persero) UID Lampung kepada gereja Kristen Protestan Angkola, bantuan sembako untuk kecamatan Jati Agung, bantuan YBM PT PLN (Persero) UIP Sumbagsel senilai Rp25 juta untuk panti Asuhan Muhammad Natsir serta bantuan YBM PT PLN (Persero) UID Lampung Rp50 juta berupa modal usaha, guru ngaji, marbot, guru honorer dan musthalik. (Ega/yud)

Komentar

Rekomendasi