oleh

Wapres Minta Unila Berperan Ciptakan SDM Unggul

RADARLAMPUNG.CO.ID – Universitas Lampung (Unila) diharapkan memiliki peran dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) di Lampung. Unila juga didorong mampu menjalankan peran sebagai perguruan tinggi, secara maksimal meningkatkan kapasitas masyarakat dan kualitas SDM, termasuk kapasitas masyarakat dalam membangun ekonomi umat guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pesan tersebut datang dari Wakil Presiden Ma’ruf Amin dalam orasi ilmiahnya di Rapat Luar Biasa Senat Dies Natalis Unila ke 55 Tahun, Rabu (23/9). Menurutnya, SDM unggul merupakan SDM yang cerdas, sehat, serta memiliki produktivitas menghasilkan produk bermanfaat serta memiliki semangat berkompetisi.

“Tentunya kampus memiliki peran penting dalam membangun kualitas SDM unggul. Untuk itu, Unila harus menjadi peran utama dalam pengembangan dan meningkatkan kualitas SDM di Lampung,” ucap Ma’ruf Amin.

Semuanya, kata dia, dapat terwujud dengan mengarahkan pendidikan sesuai kebutuhan masyarakat saat ini. Lalu, peningkatan SDM juga bisa dilakukan dengan membekali mahasiswa dengan ketrampilan agar para lulusan dapat menciptakan peluang bagi masyarakat dan mandiri.

Sementara, Rektor Unila Prof. Karomani menyambut baik dan menilai sangat relevan terkait bersinergi dan berinovasi demi daya saing bangsa menjadi kunci utama. Sehingga, Unila saat ini akan fokus padahal tersebut. Bagaimana Unila dapat menciptakan inovasi baru dalam pengembangan pendidikan supaya lulusan Unila mampu berdaya saing.

“Karena itu capaian kinerja akan difokuskan ke situ. Termasuk, remunerasi atau insentif bagi dosen akan diarahkan ke situ. Agar para dosen juga bersaing meningkatkan kualitasnya. Misalkan, fakultas maupun prodi yang terbaik akan mendapatkan insentif terbanyak, siapa dosen yang berinovasi lebih banyak akan mendapatkan insentif lebih banyak. Siapa yang berkeringat itulah yang kita hargai. Kita bersinergi dalam daya saing itu,” jelasnya.

Tak hanya itu, pihaknya juga fokus memperbanyak jumlah guru besar di Unila dengan program percepatan guru besar. Tentunya, hal tersebut untuk meningkatkan kualitas kampus sebagai lembaga yang berperan menciptakan SDM berkualitas.

“Kita bukan mengejar pemeringkatan, tapi kualitas. Sebab pemeringkatan merupakan akibat. Kalau kualitas kita bagus, peringkat kita juga akan bagus,” pungkasnya. (rur/sur)

Komentar

Rekomendasi