oleh

Hmm, Disdikbud Tidak Membuka Posko Pengaduan Bantuan Kuota

RADARLAMPUNG.CO.ID – Perbaikan nomor ponsel siswa guna mendapatkan bantuan kuota internet dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI masih terus dilakukan oleh sekolah. Hal tersebut terlihat dari meningkatnya jumlah nomor ponsel yang telah diperbaiki dengan pengunggahan surat pertanggungjawaban mutlak (SPTJM).

Dari data yang dihimpun Radarlampung.co.id dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Lampung, pengunggahan SPTJM di aplikasi verval nomor ponsel telah mencapai 72 persen untuk jenjang SMK atau 88.667 siswa, dan 109.472 siswa atau sekitar 79 persen untuk jenjang SMA

Sedangkan, dari informasi Disdikbud Bandarlampung, jenjang SMP, telah terunggah sebanyak 25.276 SPTJM, dan jenjang SD sebanyak 44.528 SPTJM.

Kasi Kelembagaan Disdikbud Bandarlampung Moelyadi Syukri mengatakan, jika sesuai jadwal, penyaluran kuota internet sudah mulai sejak 22 September lalu.

“Penyaluran kan dilakukan selama 4 bulan. Jadi operator seluler mengirimkan kuota data internet sesuai daftar penerima bantuan kuota data internet dari Pusat Data dan Teknologi Informasi,” kata Moelyadi, Kamis (24/9).

Sayangnya, pihaknya tidak membuka posko pengaduan jika nanti ditemukan kendala dalam penyaluran kuota. Sebab, program tersebut merupakan program yang dirancang langsung oleh pemerintah pusat.

“Tidak ada imbauan terkait hal itu. Tapi kalau untuk konsultasi, kita terima. Terkait yang belum unggah SPTJM, Disdikbud melalui operator Disdik memonitor satuan pendidikan atau sekolah yang belum mengunggah SPTJM untuk data yang dimutakhirkan, dan menghimbau untuk segera mengunggahnya,” jelasnya.

Operator Dapodik Disdikbud Bandarlampung Suwanto menambahkan, sudah ada laporan dari beberapa sekolah yang sudah menerima bantuan kuota tersebut.

“Memang belum semua. Ini kan penyalurannya secara bertahap,” pungkasnya. (rur/sur)

Komentar

Rekomendasi