oleh

Berkantor di Kecamatan Gunungalip, Ini yang Dilakukan Bupati Tanggamus

RADARLAMPUNG.CO.ID – Bupati Tanggamus Dewi Handajani melaksanakan program Berkantor di Kecamatan. Kali ini di kantor Kecamatan Gunungalip, Senin (28/9).

Turut mendampingi Kepala Dinas PUPR Riswanda Djunaidi, Kadis Kesehatan Taufik Hidayat, Kadis Pendidikan Aswin Dasmi, Kadis Kominfo Sabaruddin, Kadisdukcapil Maradona, Kepala Bagian Tata Pemerintahan Syarif Zulkarnain dan Sekretaris Korpri Apriliani Taurusia.

Dewi Handajani mengatakan, program Berkantor di Kecamatan bertujuan untuk dapat melihat langsung proses pelayanan, pembangunan dan agenda pemerintahan yang dilaksanakan di Kecamatan Gunungalip.

Kemudian mengetahui apakah yang dilaksanakan oleh jajarannya, sudah sesuai dengan aturan dan target yang ditetapkan. Selain itu bupati juga ingin mengetahui sejauh mana keaktifan dari para penjabat (Pj.) kepala pekon.

Terkait pilkakon, Dewi menyampaikan keinginannya agar terlaksana tahun ini. Tetapi harus mengikuti peraturan dari Kementerian Dalam Negeri.

“Kita akan berupaya semaksimal mungkin. Pj. Kakon dapat bekerja sama dalam menyerap dan membaca situasi dari masyaraka yang mungkin terjadi,” tegas Dewi.

Dilanjutkan, Pj. Kakon harus jadi penggerak ekstra. Terutama dalam pelayanan kepada masyarakat. Baik mengenai administrasi, kesehatan, pendidikan, pembangunan dan lain sebagainya.

“Kemudian bisa menjadi penggerak yang bisa menyerap aspirasi dari masyarakat,” ujarnya.

Terkait permasalahan kesehatan, Dewi meminta agar dimasukkan ke dalam skala prioritas. Demikian juga urusan Disdukcapil yang harus meningkat pelayananannya, dan agar lebih responsif terhadap masyarakat.

“Kadis ikut mencari tahu tentang persoalan-persoalan tersebut. Kalau ada data-data yang tidak lengkap tentang pembuatan KTP, KK atau akta, harus segera dilengkapi dan segera disampaikan. Jangan sampai dipersulit. Kasihan mereka yang sudah nunggu berbulan-bulan,” tegasnya.

Lebih lanjut Dewi menyampaikan keinginannya untuk menjadikan Kecamatan Gunungalip sebagai sentra bawang merah.

“Bagaimana konsep kedepannya. Saya berharap dari Dinas Pertanian agar menjadikan produksi yang vital, sehinggga kondisi pertanian di Gunungalip ini bisa lebih produktif,” tandasnya.

Lebih lanjut Dewi meminta semua pihak meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran virus Corona.

“Kita lakukan dan berikan sanksi, apabila ada yang tidak mematuhi protokol kesehatan. Di New Normal, kita masuk dalam era kebiasaan baru. Seperti harus melakukan 3M, yaitu memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak serta hindari kerumunan,” paparnya.

Dalam kesempatan tersebut, Dewi juga menyerahkan bantuan secara simbolis berupa sembako kepada para penjaga sekolah SD, SMP dan SMA. (rls/ehl/ais)

Komentar

Rekomendasi