oleh

Hari Batik Nasional, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Dim 0410/KBL Ikuti Pelatihan

Radarlampung.co.id – Dalam rangka hari Batik Nasional, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXX Dim 0410/KBL, Ny. Esa Romas Herlandes bersama pengurus mengikuti Pelatihan & Membatik bersama Dharma Pertiwi secara virtual. Kegiatan tersebut dibuka oleh Ketua Umum Dharma Pertiwi, ibu Nanny Hadi Tjahjanto.

Kegiatan berlangsung di Makodim 0410/KBL Jln. Imam Bonjol Kelurahan Gunung Agung Kecamatan Langkapura Kota Bandar Lampung, Jum’at (2/10/2020).

Pada sambutan Ketum Dharma Pertiwi Ny. Nanny Hadi Tjahjanto menyampaikan “Seperti yang diketahui bersama bahwa saat ini negara Indonesia tercinta dan seluruh dunia tengah dilanda ujian yang sangat berat, yakni mewabahnya virus Covid-19. Covid-19 dinyatakan oleh WHO sebagai pandemi yang berdampak terhadap perekonomian masyarakat, bangsa dan negara serta masyarakat yang mengakibatkan banyaknya korban jiwa meninggal, dan Pemerintah telah berupaya untuk mencegah penyebaran pandemi Covid-19 ini dengan banyak hal yang salah satunya melalui protokol kesehatan. Hal ini diyakini dapat menekan bahkan dapat memutus penyebaran virus covid-19 yang ada di Negara Indonesia. Banyak hal yang terdampak dari pandemi Covid-19 ini yang salah satunya ekonomi masyarakat semakin sulit karena terbatasnya aktivitas yang harus dijalani dalam masa Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB),”

“Disamping itu, Ny. Nanny Hadi Tjahjanto mengatakan bahwa Batik Indonesia merupakan warisan budaya Indonesia yang perlu dipertahankan dan dilestarikan, sejak terjadinya wabah virus corona, tentunya hal ini berdampak pada daya beli batik di masyarakat mengalami penurunan drastis, sehingga melalui video conference mengajak sharing  pelaku bisnis batik dimasa pandemi Covid-19, Pandemi Covid-19 memaksa masyarakat hidup dengan tatanan hidup baru bersama Covid-19 yaitu kondisi dimana masyarakat dapat melakukan kegiatan sehari-hari dengan melakukan adaptasi untuk dapat hidup berdampingan dengan Covid-19, perlu adanya peraturan baru, gaya hidup yang baru serta kebiasaan baru yang dapat menjadikan hidup sehat bugar dan produktif, “pungkas Ketum Dharma Pertiwi. (rls/ang)

Komentar

Rekomendasi