oleh

Launching KPB di Lampung Tengah, Ini Agendanya

RADARLAMPUNG.CO.ID-Sejumlah agenda akan dilakukan berbarengan dengan launching Kartu Petani Berjaya, program unggulan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dan Wakil Gubernur Lampung Chusnunia pada 6 Oktober mendatang di desa Tempuran Kecamatan Trimurjo Kabupaten Lampung Tengah.

Dalam rapat final launching KPB yang digelar di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Lampung Jumat (2/10), dibahas juga berbagai agenda lainnya yang akan dibarengi dengan launching KPB.

Misalnya saja Menteri Pertanian di jadwalkan akan hadir dalam acara Launching dan peresmian sejumlah fasilitas untuk petani dan beberapa bantuan lainnya. Kemudian sebelum peresmian, akan dilakukan akan panen padi, olah tanah dan tanam yang berlokasi di areal persawahan di desa Tempuran, Lampung Tengah yang lokasinya dekat dengan tempat penyelenggaraan acara Launching Kartu Petani Berjaya.

Akan dilakukan pula penandatanganan Memorandum Of Understanding (MoU) KPB antara Pemerintah Provinsi Lampung dengan pihak Perbankan, penyerahan KUR, penyerahan Asuransi dan bantuan – bantuan lainnya, baik dari Menteri maupun dari Pemerintah Provinsi Lampung. Juga ada rencana peresmian Sumur Bor yang berlokasi di desa Trimulyo Kabupaten Pesawaran.

Mengenai persiapan launching program ini, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi memberikan araha mengenai penekanan agar perbankan dapat mendukung penuh program KPB yang diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi Lampung, karena Program ini diharapkan akan menjadi contoh bagi daerah – daerah lain di Indonesia dalam rangka pengelolaan sumber daya pertanian dan membantu para petani.

“Pemerintah bertanggungjawab dalam rangka mendorong pembangunan pertanian dengan memfasilitasi kebutuhan petani melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR), menyiapkan benih dan menyiapkan pupuk, sehingga akan meningkatkan produktifitas pertanian. Maka KUR diharapkan menjadi sarana untuk mendukung peningkatan usaha yang dilakukan petani disamping kegiatan bercocok tanam yang dilakukan secara rutin oleh para petani,” jelas Arinal.

Apalagi menurutnya, saat ini hampir semua orang Indonesia makan beras, namun jarang sekali yang memikirkan Petani, maka dari itu ini merupakan wujud janji kerjanya untuk mengangkat para petani.

Kemudian, Arinal meminta seluruh jajarannya agar mendukung secara penuh Program ini karena Lampung merupakan salah satu daerah yang mendukung pemenuhan kebutuhan pangan di Indonesia. “Muaranya adalah transaksi pasar yang menguntungkan petani, transaksi pasar dapat mempertahankan kedaulatan pangan,” harapnya.

Seandainya, soal ketersediaan pangan di Lampung tidak boleh diabaikan, sementara kita memasok daerah lain. Oleh karena itu Arinal ingin pada waktu tertentu beras ini dapat diekspor, namun dengan memperhatikan kedaulatan pangan di Indonesia.

Dia juga berharap, KPB ini menjadi harapan masa depan untuk Indonesia Maju bagi para petani sebagai ujung tombak ketersediaan pangan. Kartu Petani Berjaya diharapkan akan memberi kemudahan bagi petani untuk mendapatkan benih, pupuk dan fasilitas lainnya.

Dia melanjutkan, Provinsi Lampung merupakan Provinsi terbaik dalam pengelolaan pertanian. Jangan sampai KUR ini tidak sampai ke daerah – daerah di seluruh wilayah Lampung. Seluruh elemen agar dapat menjaga stabilitas harga sehingga akan menguntungkan petani. “Pada tanggal 6 Oktober nanti kita panen, kita olah langsung dengan teknologi yang sudah disiapkan, Kepada Panitia, Saya berharap dalam Penyelenggaraan kegiatan ini saya berpesan agar tetap menerapkan protokol kesehatan”, tandasnya. (rma/rls/wdi)

Komentar

Rekomendasi