oleh

Ladang Dakwah, Mahasiswa IIB Darmajaya Buka Pojok Kopi Bayar Seikhlasnya

RADARLAMPUNG.CO.ID – Beragam kedai kopi menghiasi Kota Bandarlampung dalam memanjakan kawula muda. Salah satunya pojok dakwah yang memiliki konsep berbeda dan unik dengan pojok kopinya.

Pojok dakwah ini berlokasi di kawasan padat penduduk tepat di Jalan Kopi Arabika III, Rajabasa, Bandarlampung. M. Al Fatih Mubbaraq bersama ketiga rekannya membuka pojok dakwah dan menawarkan segelas kopi dengan kalimat motivasi.

Mahasiswa Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya tersebut menerangkan bahwa pojok dakwah juga menyajikan menu kopi seikhlasnya.

“Karena mungkin ada beberapa orang yang jarang ke coffee shop terkendala dengan harga, jadi kami berikan beberapa menu kopi bayar seikhlasnya,” ucapnya, Minggu (4/10).

Menurutnya, kedai kopi yang baru dibuka pada 2 Oktober 2020 lalu itu, juga sebagai ladang dakwah bukan semata hanya mencari keuntungan.

“Untuk harga juga sangat terjangkau pada kalangan mahasiswa dan pelajar dari 6K sampai 17K,” tambahnya.

Mahasiswa semester III Prodi Manajemen itu juga menjelaskan, dibukanya kedai kopi ini juga karena selama perkuliahan di IIB Darmajaya diajarkan untuk berwirausaha.

“IIB Darmajaya merupakan kampus yang mencetak pengusaha dan banyak lulusannya telah berwirausaha sukses,” tuturnya.

Fatih menambahkan kedepannya juga akan menyiapkan Co-Working Space di kedainya.

“Kedepannya Kopi Susu Kurma yang jadi Signature di tempat kami. Sekarang juga sedang promo all menu 10K sampai 8 Oktober 2020,” imbuhnya.

Sementara, Rektor IIB Darmajaya, Dr. (Can). Ir. H. Firmansyah YA, MBA., MSc., sangat mendukung mahasiswa dalam berwirausaha.

“Fatih membuka pojok dakwah dengan pojok kopinya ini membuat konsep yang berbeda. Karena mengajak dalam hal kebaikan dan mengingatkan sesama dari satu gelas kopi yang disajikan,” ungkapnya.

Selama ini, kampus sangat berkomitmen dalam memberikan kemampuan dan pengetahuan entrepreneur mahasiswa sejak awal masuk perkuliahan. “Karena dengan membangun usaha sendiri juga membuka lapangan pekerjaan bagi orang lain,” pungkasnya. (rur/rls/sur)

Komentar

Rekomendasi