oleh

Dinasker Lampung Pastikan Tidak Ada Buruh Mogok Kerja

RADARLAMPUNG.CO.ID-Dinas Tenaga Kerja Provinsi Lampung terus berkomunikasi dengan Serikat  buruh/pekerja dan para pengusaha di Lampung. Sehingga buruh di Lampung tidak melakukan mogok kerja mulai 6 sampai 8 Oktober.

Hal ini disampaikan Kadisnaker Provinsi Lampung Lukmansyah yang dihubungi Selasa (6/10). Menurut Lukman, sepanjang pantauan timnya sampai siang Selasa ini, hanya ada laporan perusahaan Wong Coco di Natar, Lampung Selatan, ada buruh yang menggelar spanduk Tolak Omnibus law oleh buruh/pekerja.

“Hasil pantauan tim kami tadi pagi, pada perusahaan Wong coco Natar Lamsel, cuma ada aksi gelar spanduk  bertuliskan ” tolak omnibus law” oleh buruh kurang lebih 20 orang hanya selama 15 menit saja,” ungkap Lukman melalui pesan WhatsApp nya.

Dia melanjutkan, setelah pertemuan di Kantor Gubernur kemarin bersama perwakilan buruh dan perusahaan memang menitik beratkan untuk meminta tidak ada aksi mogok kerja. Meskipun ada, hanya 20 orang dan dalam waktu kurang dari satu  jam sebagai solidaritas Serikat dipusat.

“Hari ini tidak ada mogok kerja, jadi perusahaan tetap biasa. Hanya tadi pagi di Wong Coco Natar menggelar spanduk saja. Jadi aktifitas buruh juga seperti biasa. Karena Kita terus komunikasi kan dengan serikat buruh di Lampung untuk tidak mogok karena ini ditengah pandemi Covid-19 ditakutkan menyebarkan covid-19. Skrg ekonomi juga sulit, nanti dikhawatirkan mogok bisa menghambat perekonomian kita,” tambahnya.

Lukman juga menambahkan, tidak pernah mengatakan bahwa kemungkinan pada 6/10 sampai 8/10 akan ada 65.803 buruh yang melakukan mogok kerja seperti ada pemberitaan sebelumnya. Namun  jumlah tersebut hanyalah jumlah buruh yang terdata wajib online.

Lukman Justru meyakini, di Lampung tidak ada mogok kerja dan suasana kondusif. “Saya hanya ngomong bahwa hari itu (senin) diadakan komunikasi intens dengan pihak Serikat buruh dan pengusaha di Lampung, insya Allah tanggal 6 sampai dengan 8 Oktober di Lampung tidak ada mogok kerja dan suasana kondusif,” tambahnya. (rma/wdi)

Komentar

Rekomendasi