oleh

KPB Gandeng Empat Bank dan Dua Perusahan Pupuk

RADARLAMPUNG.CO.ID- Dalam implementasi Kartu Petani Berjaya (KPB), empat bank telah bekerja sama dengan Pemprov Lampung. Yakni BNI, BRI, Bank Mandiri, dan Bank Lampung.

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menyatakan implementasi KPB telah bekerja sama dengan empat bank. “Kita telah bekerja sama atau menandatangani nota kesepahaman dengan empat bank nasional.

Yakni BNI BRI, Bank Mandiri, Bank Lampung. Juga beserta dengan 2 perusahaan pupuk, yaitu Pusri dan PT Petrokimia. “Melalui kerja sama ini diharapkan kebutuhan permodalan dan pupuk bagi petani dapat terpenuhi dengan cepat serta mudah sehingga produktivitas maupun pendapatan petani pada akhirnya akan meningkat,” katanya Selasa (6/10).

Arinal melanjutkan, KPB mendapatkan dukungan penuh dari otoritas jasa keuangan Bank Indonesia perwakilan Lampung. “Juga dukungan perguruan tinggi yang bersinergi untuk percepatan implementasi program KPB. Sekarang ini jumlah anggota KPB mencapai 18.277. Semuanya telah membuka rekening di BNI. Ini kerja keras BNI. Tapi bukan berarti ini akan didominasi oleh BNI. Siapa yang bekerja keras angkanya akan sama dan bahkan bisa melampaui. Karena itu, saya tunggu BRI, Bank Mandiri, dan Bank Lampung,” ungkapnya.

Terkait kredit usaha rakyat (KUR) sektor pertanian, kata Arinal, telah mencapai Rp1,5 trilun atau 61, 95 persen dari target. “Serapan KUR Lampung menempati peringkat keempat nasional setelah Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Sulawesi Selatan,” katanya.

Guna lebih meningkatkan dan mengaktifkan dialog antara petani serta mengambil kebijakan, kata Arinal, dibentuk Forum Komunikasi Petani Lampung Berjaya. “Melalui forum komunikasi ini diharapkan petani dapat menyampaikan masalah-masalah yang dihadapi untuk dicarikan solusinya secara bersama,” tutup Arinal. (sya/wdi)

Komentar

Rekomendasi