oleh

Alasan KPB Launching di Trimurjo Lamteng

RADARLAMPUNG.CO.ID- Launching Kartu Petani Berjaya (KPB) di Kecamatan Trimurjo, Lampung Tengah, bukan tanpa alasan. Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menyatakan karena di Trimurjo merupakan pusat perbenihan.

“Kita laksanakan di sini launching KPB karena di sini pusat perbenihan. Insya Allah Pak Menteri, masa yang datang di sini akan dijadikan wilayah perbenihan yang luasnya 1.000 hektare,” katanya.

Harapannya, kata Arinal, benih padi tidak hanya memenuhi kebutuhan Lampung. “Kita sediakan benih kebutuhan Lampung dan Sumatera Bagian Selatan. KPB tahap pertama dilaksanakan di 7 kabupaten/kota. Yakni Lampung Selatan, Lampung Tengah, Lampung Timur, Pringsewu, Tanggamus, Pesawaran, dan Kota Metro. Ada lima komoditas, yakni padi, jagung, cabai, ubi kayu, dan lada,” ungkapnya.

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dan Mentan RI Syahrul Yasin Limpo tiba di lokasi panen padi Kampung Tempuran, Kecamatan Trimurjo, pukul 10.45 WIB. Tiba di lokasi keduanya langsung panen raya padi dengan combine harvest; menggunakan traktor melakukan percepatan olah tanah dan tanam; serta menyaksikan penggunaan dekomproser pengurai jerami.

Tampak hadir Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim, Kapolda Lampung Irjen Purwadi Arianto, Danrem 043/Gatam, Pj. Bupati Lamteng Adi Erlansyah. Acara dilanjutkan ke lapangan untul launching Kartu Petani Berjaya (KPB) di Lapangan 12 B Trimurjo.

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menyatakan sektor pertanian dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan kebutuhan dasar masyarakat secara umum yaitu pangan.

“Apalagi dalam kondisi pandemi Covid-19 ini, sektor pertanian yang paling mampu bertahan atau menopang perekonomian dan memenuhi kebutuhan pangan masyarakat. Lampung memiliki banyak komoditas unggulan di bidang pertanian. Ini diharapkan dapat membangkitkan perekonomian di Lampung,” katanya dalam sambutan.

Komentar

Rekomendasi