oleh

Kabid Humas Polda Lampung: Tak Ada Mahasiswa Meninggal Saat Demo Ciptaker

RADARLAMPUNG.CO.ID – Sebanyak 26 orang peserta aksi tolak UU Cipta Kerja di kompleks Pemprov Lampung Rabu (7/10) mengalami luka-luka. Hal itu dikatakan oleh Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad.

“Ada yang mengalami luka. Dari jumlah massa 1.100 ada di rawat di Rumah Sakit Bhayangkara, Bumi Waras dan Tjokrodipo. Dari ketiga rumah sakit itu jumlah luka-luka ada 26 orang itu karena gas air mata. Dan sampai saat ini ada 6 orang yang masih dirawat. Sisanya sudah pulang,” kata dia.

Tak hanya pihak dari aksi massa yang mengalami luka-luka, dari personel kepolisian pun ada berjumlah 12 orang. Satu orang berasal dari personel TNI. “Sedangkan yang diamankan itu 11 orang. Terdiri dari pelajar, mahasiswa dan masyarakat. Ada diantara kami amankan membawa batu, kayu, dan juga bahan bakar sudah disiapkan kantong plastik,” ucapnya.

Pihaknya pun sangat prihatin terhadap aksi anarkis ini. Ditanya mengenai apakah ada yang meninggal dunia dalam aksi ini, dirinya pun membantahnya. Bahwa informasi tersebut tak benar alias hoaks. “Dan ada juga beberapa berita hoaks orang meninggal. Kami berharap tolong bisa menenangkan situasi yang ada jangan sampai ada informasi yang menyengol keamanan,” jelasnya.

Mengenai diduga adanya aksi massa yang rusuh diduga merupakan para pelajar, pihaknya pun akan melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan. Dirinya pun menegaskan bahwa dalam melakukan pengamanan aksi massa ini, pihaknya pun menggerakkan 1050 personel.

Menurutnya, aksi massa ini sempat mengalami kericuhan lantaran pertemuan antar perwakilan massa dan DPRD Lampung deadlock. (ang/wdi)

Komentar

Rekomendasi