oleh

GMCI Lontarkan Sikap Terkait Polemik UU Ciptaker

RADARLAMPUNG.CO.ID – Gerakan Mahasiswa Cinta Indonesia (GMCI) Lampung mengajak seluruh elemen mahasiswa bangkit mengetuk hati para anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) untuk kembali memikirkan rakyatnya. Bukan untuk kepentingan partai politik maupun kepentingan pribadi.

Ketua Umum DPP GMCI Pusat Akbar Tanjung mengatakan, mahasiswa di seluruh Indonesia sudah menyatakan sikap bahwa DPR tidak lebih dari juru bicara partai politik.

“Padahal kita memilih mereka untuk mewakili rakyat bukan partai politik,” katanya usai pernyataan sikap DPP GMCI Pusat, Kamis (8/10).

Dalam pernyataan sikap tersebut, pihaknya juga mengimbau dan mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk mosi tidak percaya terhadap anggota DPR RI yang terlibat langsung ikut serta mengesahkan omnibus law serta tidak mengakui segala produk hukum yang dilahirkan oleh anggota dewan.

GMCI juga mengajak seluruh mahasiswa Indonesia untuk bergerak, bangkit berkontribusi, dan berhikmat untuk ibu Pertiwi dengan menyelamatkan NKRI dari pemilik modal yang berkuasa di Indonesia.

“Kami juga mengajak seluruh mahasiswa sebagai agen perubahan untuk tetap kritis dalam setiap kebijakan pemerintah, serta bergandengan tangan bersatu dalam rangka menciptakan Indonesia yang berdaulat adil dan makmur,” ujarnya.

Selain itu juga, GMCI mengajak seluruh komponen bangsa untuk tidak lagi memilih anggota dewan yang terlibat langsung dalam pengesahan undang-undang omnibus law dalam pemilu legislatif tahun 2024 mendatang.

“Kami juga mendesak Mahkamah Konstitusi untuk segera mungkin membatalkan Omnibus Law yang berpihak kepada kepentingan pemilik modal, oligarki, dan telah menzholimi hak-hak rakyat serta melanggar UUD 1945,” ungkapnya.

Sementara, Bukhori Abdul Shomad selaku pendiri dan dewan pembina GMCI menjelaskan, pendirian GMCI didasari dari kegelisahan akan bangsa Indonesia yang sudah lama carut marut dari semua sisi. Terlebih Dewan Perwakilan Rakyat yang menjadi tumpuan masyarakat tidak bisa lagi menjadi harapan bagi rakyat.

“Bahkan kami hampir tidak percaya dengan DPR yang sudah menzolimi hak-hak rakyat Indonesia. Oleh karena itu deklarasi kami ini gabungan dari mahasiswa-mahasiswa di Lampung. Dan ini akan menyebar yang dimulai dari Lampung hingga ke Timur,” jelasnya.

Ia menambahkan, Gerakan Mahasiswa Cinta Indonesia didirikan murni tanpa adanya dorongan dari pihak manapun.

“GMCI merupakan gerakan murni mahasiswa yang peduli akan negeri tanpa ada campur tangan dari pihak manapun juga, dan siap berada di garda terdepan untuk membela ibu Pertiwi,” pungkasnya. (rur/sur)

Komentar

Rekomendasi