oleh

Puluhan Pelajar Dipulangkan, Lima Masih Diamankan

RADARLAMPUNG.CO.ID – Sebanyak 54 pelajar yang terjaring sweeping gabungan anggota Polresta Bandarlampung saat mengikuti demo menolak UU Cipta Kerja dikembalikan kepada keluarganya.

Sementara lima pelajar masih diamankan karena diduga terlibat aksi anarkis saat aksi yang berakhir ricuh, Rabu (7/10).

Kapolresta Bandarlampung Kombes Yan Budi Jaya melalui Kasatreskrim Kompol Rizky Maulana mengatakan, para pelajar tersebut diserahkan kepada orang tuanya, Jumat (9/10).

“Untuk 54 pelajar yang kita amankan pada Jumat lalu, sudah dipulangkan ke keluarganya masing-masing. Dengan jaminan perjanjian yang disepakati oleh pelajar dan pihak kepolisian agar tidak mengulanginya,” kata Resky, Senin (12/10).

Sementara, untuk lima pelajar, aparat kepolisian masih melakukan pemeriksaan. “Dalam kericuhan, Rabu (7/10), ada lima pelajar yang diamankan. Bakal kita lanjut ke proses sidik,” sebut dia.

Diketahui, sweeping gabungan Polresta Bandarlampung mengamankan puluhan pelajar SMK yang diduga akan mengikuti demo tolak UU Cipta Kerja, Jumat (9/20).

Para pelajar tersebut berencana mengikuti aksi setelah mendapat informasi dari WhatsApp grup (WAG). Kemudian terpancing untuk turun ke jalan. (mel/ais)

Komentar

Rekomendasi