oleh

UAP Gelar Sumpah Profesi Ners dan D3 Kebidanan

RADARLAMPUNG.CO.ID – Program profesi Ners dan D3 Kebidanan Fakultas Kesehatan Universitas Aisyah Pringsewu (UAP) menggelar sumpah profesi Ners dan D3 Kebidanan, Selasa (13/10).

Kegiatan tersebut diikuti 150 lulusan program profesi Ners dan 23 D3 Kebidanan yang dilakukan secara daring dan luring.

Prosesi sidang pengambilan sumpah perawat dan bidan dihadiri pembina Yayasan Aisyah Lampung Isnaidi Guswantoro, S.Kep.; Ketua Yayasan Aisyah Lampung Sukarni, S.ST., M.Kes.;  Sekretaris Yayasan Aisyah Lampung Fitriana, S.SiT., M.Kes., dan Rektor Universitas Aisyah Pringsewu
Hardono, S.Kep., Ners., M.Kep.

Kemudian Ketua DPW PPNI Lampung Hi. Dedi Afrizal, S.Kep., M.H.; Ketua DPD IBI Lampung Merry Destiaty, S.K.M., M.
Kes.; Sekretaris Dinas Kesehatan Pringsewu Imanda Amin Abri, Ketua DPD PPNI Pringsewu Sobirin, S.Kep., Ners., M.M.; Pengurus Cabang IBI Pringsewu Ida Sundari Said, S.S.T. dan Kemenag Pringsewu M. Zaenuddin, S.H.I.

Prosesi sidang pengambilan sumpah perawat dipimpin Ketua Program Profesi Ners Fakultas Kesehatan Universitas Aisyah Pringsewu Wisnu Probo Wijayanto, S.Kep., Ners., MAN.

“Dari 150 sumpahwan, dua mahasiswa mengikuti secara Luring sebagai perwakilan profesi ners di aula Universitas Aisyah Pringsewu. Selebihnya mengikuti secara daring dari rumah masing-masing,” kata Wisnu Probo Wijayanto.

Sementara Ketua Program Profesi Ners, Ketua Program Studi D3 Kebidanan Desi Kumalasari, S.S.T., M.Kes. mengungkapkan, dari 23 sumpahwan, dua mahasiswa mengikuti sumpah secara luring sebagai perwakilan bidan.

Kegiatan ini juga berlangsung di aula Universitas Aisyah Pringsewu. “Lainnya mengikuti secara daring dari rumah masing-masing,” ujarnya.

Pada bagian lain, Rektor Universitas Aisyah Pringsewu Hardono, S.Kep., Ners., M.Kep. mengatakan, tiada kata paling tepat yang dapat diucapkan selain selamat, bangga bercampur bahagia atas kesusksesan dalam menyelesaikan pendidikan.

Hardono berharap para alumni bisa lebih meningkatkan pelayanan kesehatan. “Dengan dilakukannya prosesi pengambilan sumpah, para lulusan profesi Ners dan D3 Kebidanan dapat bersungguh-sungguh serta berkomitmen penuh dalam mengabdikan pengetahuan dan kemampuannya dalam membantu masyarakat. Melalui pelayanan kesehatan yang profesional,” tegas Hardono.

Hardono mengungkapkan, angkat sumpah bukanlah akhir. Melainkan awal pelayanan kesehatan yang dilakukan oleh alumni.

Karena itu perlu pengembangan ilmu terus menerus agar mampu meningkatkan pelayanan yang diberikan.

“Para peserta yang telah diambil sumpahnya dapat mengemban tugas dan amanahnya menjadi seorang  perawat dan bidan yang professional. Ilmu kesehatan terus berkembang. Saya berpesan agar kalian terus update ilmu, untuk kemudian mengabdi kepada masyarakat dengan ilmu-ilmu yang telah didapatkan selama proses kuliah. Jalankan profesinya dengan sebaik-baiknya,” pesannya. (sag/ais)

Komentar

Rekomendasi