oleh

Deputy EVP PT KAI : Sinyal Kereta Berbunyi, Pengguna Jalan Wajib Berhenti !

RADARLAMPUNG.CO.ID-Guna menekan angka kecelakaan di perlintasan sebidang di Lampung, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divre IV Tanjungkarang melakukan sosialisasi keselamatan pengguna jalan yang melalui perlintasan sebidang di Lampung.

Kegiatan itu dilakukan di Jalan Sonokeling, Bandarlampung. Di daerah ini tercatat pernah terjadi kecelakaan kurun 2019 kebawah. Deputy EVP KAI Divre IV Tanjungkarang, Teguh Imam Santoso mengatakan sosialisasi ini perlu dilakukan dengan harapan dapat menekan kecelakaan di perlintasan sebidang. “Sosialisasi keselamatan ini ditujukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menaati aturan lalu lintas di perlintasan sebidang. Sehingga harapannya angka kecelakaan di perlintasan sebidang dapat ditekan,” ujar Teguh.

Kegiatan sosialisasi ini juga menggandeng TNI, Polri, Dinas Perhubungan, pemerintah daerah, Jasa Raharja, Jiwasraya, serta komunitas pencinta kereta api yang tidak hanya dilakukan di Lampung, namun di Jawa dan Sumatera secara serentak. Sosialisasi sendiri dilakukan dengan membentangkan spanduk dan membagikan pamflet yang berisi peraturan dan tata cara berkendara saat melewati perlintasan sebidang, beserta peraturan-peraturan yang mengatur. Imbauan juga disampaikanmelalui pengeras suara agar pengguna jalan selalu berhati-hati

Banyaknya perlintasan sebidang di sepanjang rel dikarenakan meningkatnya mobilitas masyarakat pengguna kendaraan yang harus melintas atau berpotongan langsung dengan jalan kereta api. Hal tersebut juga menjadikan perlintasan sebidang sebagai salah satu titik rawan kecelakaan.

Teguh mengatakan, untuk menghindari terjadinya kecelakaan, pengguna jalan diwajibkan menaati aturan dengan berhenti ketika sinyal sudah berbunyi, palang pintu kereta api sudah mulai ditutup, dan/atau ada isyarat lain. Pengguna jalan juga wajib mendahulukan kereta api dan memberikan hak utama kepada kendaraan yang lebih dahulu melintas rel.

Kemudian, sosialisasi keselamatan di perlintasan sebidang akan terus dilakukan. Ia juga berpesan kepada masyarakat pengguna jalan agar dapat berdisiplin dan mengutamakan keselamatan. “karena tertibnya masyarakat pengguna jalan dan peran optimal seluruh stakeholder, diharapkan keselamatan di perlintasan sebidang dapat terwujud. Sehingga perjalanan kereta api tidak terganggu dan pengguna jalan juga selamat sampai di tujuan,” tandasnya. (rma/wdi)

Komentar

Rekomendasi