oleh

Debat Belum Dibahas, Tapi Ada Meteri Soal Covid-19 dan Narkoba

RADARLAMPUNG.CO.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung Tengah masih akan membahas pelaksanaan debat calon bupati-wakil bupati yang akan dilaksanakan. Dalam debat ada soal terkait pandemi Covid-19 dan narkoba.

Ketua KPU Lamteng Irawan Indrajaya menyatakan debat kandidat masih dalam pembahasan.

“Debat kandidat bisa dilaksanakan sekali, dua kali, dan tiga kali. Rencananya secepatnya akan koordinasi dengan komisioner lainnya, sekretaris, dan Kasubbag KPU. Kita komisioner tak bisa menentukan sendiri. Harus koordinasi dengan jajaran sekretariat KPU. Termasuk lokasi, waktu, dan caranya. Sekarang belum dibahas mengingat kesibukan yang luar biasa,” katanya.

Diskusi awal dengan komisioner lain, kata Irawan, cukup sekali saja. Materinya dipadatkan dan durasinya cukup lama.

“Kalau tiga kali banyak kendala karena kesibukan kita sendiri. Toh temen-temen sekretariat yang akan sibuk sebagai pelaksana. Yakni membuat soal pertanyaan, mencari panelisnya, dll. Sekali lagi, kita belum berani memutuskan debat sekali, dua kali, atau tiga kali. Kita belum bicara komprehensif dengan teman-teman. Sewakin banyak masukan lebih baik,” ujarnya.

Terkait lokasi, Irawan menyatakan belum ditentukan. “Termasuk lokasi belum ditentukan. Pertama BBC Hotel dan kedua ingin outdoor di halaman KPU. Tapi nanti ini malah mengganggu di jalan. Asumsinya tetap indoor di BBC dan alternatif kedua belum diputuskan,” ungkapnya.

Ditanya kenapa tidak di Gedung DPRD Lamteng seperti Pilkada 2015, Irawan menyatakan sebenarnya punya keinginan. “Tapi, khawatirnya dikira sebagian masyarakat atau kalangan kenapa tidak di tempat netral? Kenapa nanti tak di Nuwo Balak saja? Tapi, sekali lagi ini belum keputusan kami berlima dan jajaran sekretariat,” katanya.

Terkait materi debat, kata Irawan, sudah ada dalam PKPU. Salah satunya calon terpilih nanti akan melaksanakan semua kebijakan pemerintah daerah tetap mengedepankan mengatasi pandemi Covid-19.

“Kami juga akan titipkan kepada panelis sejauh mana calon yang terpilih mengatasi masalah narkoba. Baik di tingkat dasar dan menengah atau masyarakat umum. Masalah Covid-19 dan narkoba tidak gampang atau ringan,” ujarnya.

Terkait pertanyaan masalah infrastruktur dan ekonomi, Irawan menyatakan akan dikupas sendiri oleh calon. “Kalau masalah lain, termasuk infrastuktur ekonomi yang ada adalam visi-misi dikupas sendiri. Paling utama adalah sikap dan kemampuan progresifnya calon yang terpilih bisa menyediakan anggaran untuk mengatasi Covid-19,” katanya.

Pelaksanaan debat nanti, kata Irawan, sudah ada dalam PKPU. “Sudah ada dalam PKPU pelaksanaan debatnya. Panelis tidak boleh datang dan masing masing kandidat hanya bawa tiga orang. Kemudian kami berlima dan jajaran sekretariat berikut Bawaslu. Peserta yang hadir terbatas,” ungkapnya. (sya/sur)

Komentar

Rekomendasi