oleh

Potensi Perikanan Melimpah, Ketua Komisi IV DPR RI Janji Tambah Anggaran BBPBL

RADARLAMPUNG.CO.ID-Balai Besar Perikanan Budidaya Laut (BBPBL) Lampung menerima kunjungan kerja (Kunker) Komisi IV DPR RI di Kantor BBPBL Lampung Kamis (15/10). Dalam kunjungan ini, Ketua Komisi IV DPR RI Sudin berjanji akan menambahkan anggaran khusus untuk BBPBL pada APBN 2021 mendatang.

Hal ini disampaikan Sudin usai menengok Keramba Jaring Apung milik BBPBL Lampung. “Potensi kita besar sekali tapi SDM harus diperbaiki, saya akan usahakan keramba jaring apung dengan satu catatan harus dijaga. Sebab itu milik bersama, saya akan beri bantuannya sesuai tugas DPR. Sebab ini daerah saya sehingga saya dituntut untuk berbuat lebih baik, dibuka lapangan kerja, pengetahuan dengan cara pelatihan dan bantuan bantuan bibit keramba tapi semua harus gratis sebab yang penting menaikkan taraf hidup rakyat apalagi sedang Covid-19 sehingga jangan sampai ada rakyat kelaparan,”  beber Sudin.

Maka itu, dirinya berjanji akan menambah usulan pendanaan untuk BBPBL Lampung pada 2021 mendatang. Kurang lebih dana yang dibutuhkan mencapai Rp60 miliar.

“Kalau ada yang budidaya bisa di sini, kami akan segera usulkan sebab 2021 Dipa belum saya tandatangani. Nanti penambahan dana ini kita minta untuk peningkatan (produksi), sebab banyak sekali ini potensinya, kita berdayakan dahulu masyarakat sekitar,” jelas Sudin.

Sementara dalam kunjungan ini, beberapa bantuan bagi pembudidaya ikan. Bantuan yang diberikan BBPBL ini berupa bantuan benih ikan Iaut sebanyak 138.600 ekor, pakan mandiri sebanyak 37.500 kg, bibit Rumput Laut kultur jaringan sebanyak 12.000 kg, bantuan sarana dan prasarana untuk budidaya ikan hias air laut 5 paket serta bantuan teknologi budidaya system bioflox sebanyak 7 paket. Adapula bantuan Keramba Juring Apung (KJA) HDPE sebanyak dua unit dari Direktorat Kawasan dan Kesehatan Ikan senilai Rp 340.000.000. sehingga total bantuan sebesar Rp2.402.865.000.

Kepala BBPBL Lampung Ujang Komarudin mengatakan BBPBL Lampung juga memberikan beberapa pelayanan khusus yang bisa langsung diakses oleh masyarakat, terutama pembudidaya ikan.

“Ada beberapa pelayanan yang diberikan secara cuma cuma yang pertama pelayanan teknologi, mengkaji teknologi jadi kami disini mengkaji teknologi ikan laut dari oembenihan, pembesaran, yang terkait dengan budidaya laut kita punga beragam budidaya dan semua sudah ada paket paket teknologi, untuk meningkatkan keterampilan lalu kami pun melakukan,”  beber Ujang.

Kemudian, tahun ini saja BBPBL Lampung telah memberikan 1,7 juta ekor kakap putih untuk masyarakat tidak hanya di Lampung, namun beberapa daerah lainnya. “Kita bertugas untuk memberikan secara cuma cuma benih ikan karena dilapangan masyarakat banyak yang kesulitan akses benih, pakan yang bermutu. Namun jika masyarakat sudah mendapatkan bantuan tidak boleh menerima dua tahun berturut,” tandasnya. (rma/wdi)

Komentar

Rekomendasi