oleh

Pilu, Hamil 39 Minggu Meninggal Karena Covid-19

RADARLAMPUNG.CO.ID – Kasus konfirmasi Covid-19 di Lampung per Minggu bertambah 13 kasus. Total, kasus konfirmasi menjadi 1.298 orang. Selain itu, dua orang juga kembali meninggal dunia, sehingga total kasus kematian di Lampung menjadi 51 orang.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Lampung Reihana mengatakan, penambahan 13 kasus baru berasal dari Lampung Tengah 2 orang, Lampung Utara (1), dan Bandarlampung (10). “Yang didapat dari hasil tracing sebanyak 9 orang dan empat kasus baru. Kemudian sebanyak 11 orang isolasi mandiri dan dua lainnya dirawat,” jelas Reihana.

Untuk 13 pasien baru, pasien 1.286 asal Lampung Tengah merupakan laki-laki hasil tracing dari pasien 1.120. Saat ini pasien sedang menjalani isolasi mandiri. Pasien 1.287 juga dari Lampung Tengah perempuan 62 tahun merupakan kasus baru.

“Pasien pada 10 Oktober 2020 mengalami keluhan sesak nafas dan mempunyai riwayat penyakit jantung, namun saat ini sedang menjalani isolasi mandiri. Pasien 1.288 perempuan 53 tahun asal Lampung Utara, pasien merupakan hasil tracing pasien nomor 1.074 dan kondisi saat ini sedang menjalani isolasi mandiri,” jelasnya.

Kemudian pasien asal Bandarlampung pasien 1.289 perempuan 29 tahun, merupakan hasil tracing pasien nomor 1.065. Saat ini kondisi sehat dan sedang menjalani isolasi mandiri. Pasien nomor 1.290 perempuan 33 tahun, pasien merupakan kasus baru. Sejak 13 Oktober 2020, pasien tersebut memiliki keluhan tidak enak badan, batuk, dan demam. Kondisi saat ini sedang menjalani isolasi mandiri.

“Pasien nomor 1.291 dan 1.292 merupakan hasil tracing pasien nomor 995. Kondisi saat ini tidak bergejala dan sedang menjalani isolasi mandiri. Pasien nomor 1.293 dan 1.294 juga diperoleh dari hasil tracing pasien nomor 999 dan 1.030. Kondisi saat ini tidak bergejala dan sedang menjalani isolasi mandiri,” tambahnya.

Kemudian pasien nomor 1.295 laki-laki 49 tahun juga diperoleh dari hasil tracing pasien nomor 1.269, saat ini kondisinya tidak bergejala dan sedang menjalani isolasi mandiri. Pasien nomor 1.296 laki-laki 28 tahun, juga merupakan kasus baru. Pasien memiliki keluhan diare, batuk, pilek, mual, dan anosmia. Saat ini kondisinya tengah dirawat di rumah sakit di Bandarlampung.

Kemudian pasien nomor 1.297 perempuan 49 tahun, juga merupakan kasus baru. Pasien tersebut memiliki keluhan diare, mual, sesak, dan batuk. Kondisi saat ini sedang menjalani perawatan. Pasien nomor 1.298 seorang balita laki-laki berusia 3 tahun, pasien diperoleh dari hasil tracing pasien nomor 840. Saat ini kondisinya sedang menjalani isolasi mandiri.

“Sementara pasien sembuh atau selesai isolasi ada 22 orang, yaitu dua orang dari Lampung Selatan, tujuh orang dari Lampung Tengah, tiga orang dari Lampung Utara dan 10 orang dari Bandarlampung. Juga ada penambahan dua orang meninggal,” lanjutnya.

Pasien yang meninggal ialah pasien 1.209 seorang perempuan 24 tahun dari Bandarlampung. Pasien pada 12 Oktober dibawa ke rumah sakit pemerintah di Provinsi Lampung dengan keluhan batuk, demam, dan sesak nafas. Kemudian tim melakukan pengambilan swab pertama dengan hasil positif Covid-19. Pada 17 Oktober pukul 10.00 WIB kondisi pasien ini memburuk usai melahirkan. Lalu pukul 16.35 WIB dinyatakan meninggal dunia. “Pasien dinyatakan positif Covid-19 pada 14 Oktober. Kondisi pasien sedang hamil 39 minggu,” lanjutnya.

Kemudian pasien kedua yang meninggal ialah pasien nomor 1.250 perempuan 66 tahun. Pasien sejak 14 Oktober dibawa kerumah sakit swasta di Bandarlampung dengan keluhan batuk, demam, dan sesak nafas. Kemudian tim melakukan pemeriksaan rapid tes dengan hasil reaktif dan dilanjutkan dengan swab hasilnya pun positif terkonfirmasi Covid-19.

“Pada 17 Oktober pasien mengalami perburukan kondisi dan dinyatakan meninggal pukul 15.35 WIB,” tandasnya. (rma/sur)

Komentar

Rekomendasi