oleh

Seusai Kembalikan Susu, Tidak Lagi Main Celup

RADARLAMPUNG.CO.ID – Dalam Pemungutan Suara Pilwakot Bandarlampung, KPU setempat tetap melakukan pengadaan paku sebagai alat pencoblos surat suara (susu). Hal tersebut dikemukakan Ketua KPU Bandarlampung Dedy Triyadi.

Kata Dedy, paku tetap diadakan lantaran nantinya dalam pemungutan suara, pihaknya menyediakan sarung tangan plastik kepada setiap pemilih. “Jadi paku tetap ada, nanti setiap pemilih akan diberikan sarung tangan plastik,” kata dia, Minggu (18/10).

Tentuya, sarung tangan plastik ini akan diberikan kepada setiap pemilih di Kota Tapis Berseri. Di mana, memang susu belum diadakan oleh KPU Bandarlampung. Namun, ketentuannya, Susu harus tersedia sejumlah DPT ditambah 2,5 persen untuk cadangan.

Jika mengacu pada penetapan DPT beberapa waktu lalu, sarung tangan plastik diadakan sesuai dengan susu yakni 663,459. Angka ini berasal dari jumlah DPT Bandarlampung dalam pilwakot 647.278, dikalikan 2,5 persen.

“Kemarin kan baru rapat pleno DPT. Itu basis pengadaannya. Saat ini kami masih menyusun dan menyesuaikan dari e katalog. Surat suara masih difinalisasi. Kita juga masih menghitung kebutuhan per TPS-nya ditambah cadangan. Kemudian perlengkapan lain juga kita siapkan, seperti kotak dan bilik suara,” kata dia.

Dedy juga mengatakan, dalam pelaksanaan pemungutan suara, nantinya akan dibagi sesi. Per sesinya, dilakuan per 50 orang pemilih. Hal ini dimaksudkan untuk mencegah klaster baru dalam pemungutan suara.

“Jadi maksimal per TPS itu 500 pemilih. Kaitannya dengan sarung tangan plastik, kemudian penandanya, nanti tidak dicelupkan ke tinta. Tapi, diteteskan,” ucapnya. (abd/sur)

Komentar

Rekomendasi