oleh

Sekolah Tunggu Juklak Juknis Asesmen Nasional

RADARLAMPUNG.CO.ID – Satuan pendidikan menunggu petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis terkait ujian nasional yang digantikan menjadi asesmen nasional tahun 2021.

Ketua MKKS SMK Provinsi Lampung Moh Edy Harjito mengatakan, pemerintah tengah menggodok sebagai pengganti ujian nasional, yaitu asesmen nasional. Namun, dirinya belum mengetahui seperti apa pelaksanaan asesmen nasional nantinya.

“Saya baru sekali mengikuti sosialisasinya, dan nanti pada saatnya akan diberi juklak dan juknis yang lebih detail. Sehingga nanti pelaksanaan asesmennya akan berjalan dengan baik,” ujarnya, Senin (20/10).

Menurutnya, masih banyak cukup waktu untuk menyusun juklak dan juknis pelaksanaan asesmen tersebut. Ia berharap, pemerintah dan stakeholder bisa secepatnya untuk menyusun juklak dan juknis.

“Sehingga di masa pandemi ini, sekolah juga sudah bisa menyiapkan diri untuk melaksanakan assesmen nasional. Kita tunggu juklak juknisnya,” imbuhnya.

Berdasarkan informasi yang ia peroleh, asesmen nasional itu nantinya, selain menilai tentang prestasi siswa, juga menilai institusi pendidikannya. Di mana sekarang yang menjadi konsen dari Dirjen Vokasi khusus SMK adalah bukan hanya hardskil tetapi juha softskil.

“Kita transfer ilmu dan kompetensi bukan hanya hardskill, tetapi kita juga softskill-nya. Seperti tanggung jawab, kejujuran, kedisplinan, dan etos kerja. Dan ini juga menjadi PR kita, bahwa anak-anak SMK diberikan pemahaman perlunya softskill, ini tugas kita sebagai guru dan sekolah,” ucapnya.

Ia menambahkan, keberhasilan seseorang di dunia kerja tidak hanya didasari oleh hardskill, tetapi juga pentingnya softskill.

“Bagaimana kejujuran, bagaimana kedisplinan, bagaimana tanggung jawab. Ini konsen kita selain konsep “nikah massal” yang digaungkan oleh Dirjen Vokasi,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengganti Ujian Nasional menjadi Asesmen Nasional pada 2021. (rur/sur)

Komentar

Rekomendasi