oleh

Untuk Warga Tanggamus, Waspada Dampak Badai La Nina!

RADARLAMPUNG.CO.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanggamus meminta masyarakat waspada terhadap dampak badai La Nina yang mengakibatkan curah hujan tinggi selama dua bulan ke depan.

Kepala Pelaksana BPBD Tanggamus Ediyan M. Thoha melalui Kabid Kedaruratan Darsun mengatakan, saat ini terjadi badai La Nina di perairan Pasifik. Ini berpengaruh terhadap cuaca di Indonesia. Yakni curah hujan tinggi. Termasuk Tanggamus.

Badai La Nina diperkirakan berlangsung selama dua bulan, yakni November dan Desember. Selama periode itu, intensitas hujan akan tinggi. Sudah mulai terlihat saat ini.

“Saat ini sudah memasuki masa pancaroba. Dari musim kemarau ke musim hujan. Ditambah dampak La Nina, sehingga intensitas hujan tinggi,” kata Darsun.

Menurut dia, hujan merata pada 20 kecamatan di Tanggamus yang tergolong daerah rawan bencana banjir, dan longsor.

“Karena itu kami minta masyarakat waspada. Sebab saat ini curah hujan tinggi. Kewaspadaan itu untuk meminimalisir dampak bencana yang bisa timbul,” tegas Darsun.

Dilanjutkan, daerah rawan banjir ada di Kecamatan Semaka, Wonosobo, Bandarnegeri Semuong, Kotaagung Barat, Kotaagung, Kotaagung Timur, Talangpadang, Pugung, Limau, Kelumbayan Barat dan Kelumbayan.

Sementara longsor di Kecamatan Semaka, Kotaagung Barat, Kotaagung Timur, Gisting, Pulaupanggung, Ulubelu, Bulok, Limau, Cukuhbalak, Kelumbayan Barat dan Kelumbayan.

“BPBD selalu dan sudah siaga terhadap dampak badai La Nina. Internal BPBD, ada tim reaksi cepat (TRC) dan tergabung dengan instansi lainnya untuk penanganan bencana. Kami sudah siaga dan setiap hari ada jadwal piket 24 jam. Jadi saat ada laporan bencana, bisa segera turun langsung mengeceknya untuk menentukan langkah penanganan,” paparnya.

Darsun juga meminta masyarakat segera melaporkan kepada aparat pekon maupun kecamatan, jika ada bencana. Baik longsor maupun banjir. (ehl/iqb/ais)

 

 

Komentar

Rekomendasi