oleh

Pemprov Lampung Antisipasi Libur Panjang

RADARLAMPUNG.CO.ID-Pemprov Lampung mengantisipasi datangnya libur panjang pada pekan depan. Di mana sejumlah pintu masuk dan pariwisata menjadi perhatian khusus.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Lampung Bambang Sumbogo mengatakan antisipasi agar tidak adanya gejolak penambahan warga yang kembali ke Lampung. “Jadi kami sudah rapat ditingkat dirjen soal antisipasi long weekend saat ini, kita tetap seperti biasa namun takut seperti kemarin terjadi gejolak. Maka untuk pembatasan angkutan barang untuk menyebrang mulai arus mudik 27, 28 Oktober. Kemudian arus balik pada 31 Oktober sampai 1 November,” beber Bambang.

Dengan harapan nya arus barang yang ditahan bisa melancarkan kendaraan penumpang yang akan menyebrang. Kemudian, Bambang mengatakan agar seluruh masyarakat yang menuju dan pergi dari Lampung untuk tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Misalnya di Bandara ya tetap rapid tes seperti biasa, kalau penyebrangan kita juga terapkan protokol kesehatan tambahan seperti kendaraan pribadi kita akan lakukan pengecekan di dalam kapal. Kita juga kerjasama dengan HK untuk random cek di tol untuk kendaraan pribadi,” tambahnya.

Begitupula dari arah dari Palembang juga turut dipantau. “Begitu juga yang dari arah Sumatera Selatan, kita bekerja seperti kami disimpul transportasi. Maka peran rest area di tol juga diperankan. Kami juga menghimbau hotel, kemudian mall, tempat wisata melakukan protokol kesehatan. Khusus di bandara jelas masker wajib, bahkan menteri minta masker jangan dilepas karena kalau di pesawat kan udaranya hanya disitu-situ saja,” tambahnya.

Selanjutnya Bambang prediksi adanya peningkatan jumlah datangnya kendaraan ke Lampung pada musim libur panjang Maulid Nabi Muhammad SAW pekan depan naik sekitar 5 sampai 10%.

“Prediksi peningkatan jumlah kedatangannya kita antisipasi kemungkinan 5-10% ya masih bisa kita tangani. Apalagi kalau di Bakauheni ada dermaga baru ya. Kecuali lewat pesawat. Kan pesawat mengikuti demand, baru pesawat mengikuti. Dan jika ada penumpang tak sesuai prokes, ya nantina kita laporkan, kalau putar balik tidak bisa. Kalau dulu karena SIKM, jadi prokes dulu isolasi mandiri dulu ditempat-tempat yang disediakan dimana ditemukan, nanti kami akan laporkan ke gugus tugas,” tambahnya.

Sementara Kadis Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Provinsi Lampung Edarwan mengatakan dan libur panjang ini, baik Menkopolhukam, Mendagri, Mentri Pariwisata, Mentri Agama, memberikan arahan untuk semua daerah termasuk pariwisata untuk bisa menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

“Jadi tadi perintah langsung dari pemerintah pusat semua sektor terkait harus menyiapkan hal-hal ya paling tidak menerapkan protokol kesehatan di semua kegiatan. Rencananya kami, ini kan sampai dengan bupati jadi bupati saya yakin mempersiapkan itu. Dan kami pemerintah provinsi akan kita monitor dan kordinasi dengan para stakeholder iti udah pasti,” jelas Edarwan. (rma/wdi)

Komentar

Rekomendasi