oleh

SMKN 1 Didaulat Sebagai SMK CeO Bidang Ekonomi Kreatif

RADARLAMPUNG.CO.ID – SMK Negeri 1 Bandarlampung ditunjuk menjadi SMK Center of Excellence (CoE) Bidang Ekonomi Kreatif, sebagai penggerak pembangunan sumber daya manusia Indonesia terampil, cerdas, kompeten, handal dan juga berkarakter. Karena itu dilakukan pendampingan pembelajaran oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI kepada seluruh guru SMK Negeri 1 Bandarlampung.

Gilbert Harianja mewakili Kemdikbud Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Bidang Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bidang Bangunan dan Listrik mengatakan, pendampingan pembelajaran tersebut difokuskan pada membangun hubungan mitra atau kerja sama dengan dunia industri dan dunia kerja (Iduka) guna menyiapkan tamatan SMK untuk siap masuk ke dunia kerja.

“Hal itu dimulai dengan penyusunan penyesuaian kurikulum antara sekolah dengan dunia usaha industri. Apa yang mereka butuhkan dan apa yang ada di dalam kurikulum kita harus sinkron. Misalkan di kurikulum kita itu ada yang tidak cocok lagi dengan mereka, maka kita boleh mengganti itu dengan apa yang dibutuhkan, ” kata Gilbert saat diwawancarai di sela Kegiatan pendampingan pembelajaran dan penjaminan mutu pada SMK CoE (Center of excellence) Bidang ekonomi kreatif, Kamis (22/10).

Selain itu, lanjut Gilbert, tak hanya sekolah, industri juga banyak terlibat dalam mempersiapkan para lulusan SMK. Seperti adanya guru tamu, proses program praktik kerja lapangan siswa selama enam bulan di industri, dan pihaknya juga ingin memanfaatkan industri untuk meningkatkan kompetensi guru di bidang profesionalnya. Serta menggali budaya kerja yang ada di industri.

“Jadi tak hanya siswanya yang ditingkatkan kompetensi, tetapi juga gurunya. Karena guru tamat dari perguruan tinggi, belum tentu mempunyai pengalaman di dunia industri. Lalu, budaya kerja industri bisa diaplikasikan dalam berbagai bentuk kegiatan di sekolah. Sehingga, ke depannya, tamatan SMK sudah berkompeten dan berbudaya kerja industri, jadi industri tinggal pakai saja,” terangnya.

Dengan pendampingan pembelajaran dan penjaminan mutu tersebut, diharapkan kedepannya industri yang menjadi mitra dapat merekrut tamatan SMK menjadi pekerjanya, ataupun jejaring perusahaan lainnya dari dunia industri tersebut.

“Dari industri itu juga kita harapkan anak yang sudah PKL diberikan sertifikat sebagai pengakuan kompetensi. Harapan kita SMK CoE ini menjadi sekolah unggulan dan menjadi rujukan sekolah lain, untuk bagaimana menghasilkan tamatan yang sesuai dengan kebutuhan industri, dan ini akan menjadi percontohan bagi sekolah lain,” tukasnya.

Sementara, Kepala SMK Negeri 1 Bandarlampung Moh Edy Harjito menuturkan, untuk SMKN 1 yang di unggulkan adalah jurusan animasi, namun dengan adanya momentum ini ia mengajak seluruh jurusan SMKN 1 untuk coba mengikuti prosedur ini. Sehingga yang didatangkan tidak hanya iduka dari animasi tetapi juga dari tata boga, busana, akuntansi, dan kompetensi keahlian lainnya yang ada di SMKN 1 tersebut.

Kedepannya, tambahnya, pihaknya berharap SMKN 1 Bandarlampung bisa menjadi Center Of Excellence atau percontohan bagi sekolah lainnya. Khususnya di bidang animasi.

“Misalnya kita dapat COE jurusan animasi bidang ekonomi kreatif, nanti di sini menjadi pusat unggulan pendidikan animasi. Sekolah lain ataupun masyarakat yang ingun mengetahui tentang animasi, akan belajar di sini, dan melatih siswa-siswa se Lampung,” pungkasnya. (rur/sur)

Komentar

Rekomendasi