oleh

Jadi Peserta Pekan Kebudayaan Nasional, Disdikbud Lampura Gandeng Tokoh Adat

RADARLAMPUNG.CO.ID- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lampung Utara (Lampura), berencana menggelar ajang pekan budaya Nasional, yang akan berlangsung pada Jumat (30/10) mendatang. Di ajang tahunan tersebut, rencananya Disdikbud Lampura ikut andil menjadi salah satu peserta lolos dalam pekan Kebudayaan Nasional.

Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampura, Mikael Saragih mengatakan pihaknya berencana mengelar “Begawi Balak” dan shooting langsung tarian budaya adat Lampung Abung Pepadun.

“Inikan perlu persiapan, karena nanti akan ada latarnya disesuaikan dengan latar belakang kebudayaan Lampung, khususnya Lampung Abung Pepadun. Sehingga benar-benar dapat menggambarkan pilosofinya,” ujar Saragih, Minggu (25/10).

Untuk itu, kata dia, Disdikbud Kabupaten Lampura, sengaja mengundang para tetua adat dan tokoh masyarakat disini. “Alhamdulillah Lampura menjadu satu-satunya kabupaten di Lampung menjadi wakil diajang tersebut, “kata dia disela-sela pertemuan dengan tokoh adat dalam rangka persiapan kegiatan itu.

Menurutnya, keikutsertaan Lampura dalam ajang bergengsi tingkat nasional itu cukup, dalam upaya mendorong program lain meningkatkan pembangunan disana. Sebab, dengan ikutnnya Lampura dalam kegiatan itu, secara tidak langsung memperkenalkan kepada nasional. Sehingga dapat memberikan dampak positif, bagi Kabupaten berjuluk Bumi Ragam Tunas Lampung ini.

“Inikan bisa menjadi ajang menggali potensi lain, macam pariwisata misalnya. Dengan tampilnya Lampura di ajang pekan budaya nasional dapat mengangkat nama, sekaligus memancing orang datang. Nanti bisa ditindak lanjuti kepada kementrian lain, semisal pariwisata, “terangnya.

Sehingga, lanjutnya, pihaknya coba mempersiapkan ajang tersebut secara maksimal. Agar dapat dinilai dengan baik disana. Hal itu, guna mengangkat nama daerah ketingkat nasional. “Makanya hari ini kami mengundang para tokoh adat, untuk sumbang saran sehingga kegiatan itu dapat tampil maksimal, “imbuhnya.

Dan rencananya, pengambilan gambar itu akan dilakukan disalah satu fasilitas olah disana. Yakni lapangan bola tenis.

Diketahui, Kabupaten Lampura menjadi perwakilan Provinsi Lampung dalam pekan budaya tingkat nasional. Kabid Kebudayaan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampura, Nani Rahayu mengatakan dari 15 kabupaten/kota se-Lampung, kesenian Lampura menjadi salah satu masuk dalam pegelaran budaya tingkat nasional. Yang akan serentak diputar oleh laman resmi kementrian pendidikan nasional pada November 2020 mendatang.

“Hari ini kita kedatangan tim dari Kemendikbud, untuk mengambil gambar yang akan menjadi refrensi dalam pekan budaya nasional mendatang. Mereka berasal dari Direktorat Jendral Kebudayaan, “kata Nani disela-sela pengambilan gambar seni budaya tari Tibek (daun) yang menjadi salah satu perwakilan dalam pekan budaya nasional di Jakarta pada bulan depan di Desa Bumi Agung Marga, Kecamatan Abung Timur.

Menurutnya, dalam pengajuan ada tiga kesenian ataupun adat budaya diajukan, namun hanya satu diakomodir. Dan itu dilaksanakan di Kecamatan Abung Timur untuk mengambil latar sesuai kriteria tim dari Kemendikbud.
Sehingga menggambarkan makna sebenarnya terhadap seni yang akan ditampilkan itu.

“Sengaja kita ambil disini, untuk mengambil latar. Disini ada rumah-rumah adatnya, sehingga masuk dalam kriteria, “terangnya.

Nani menjelaskan tari Tibek mempunyai filosofi masyarakat disana menggunakan kearifan lokal untuk membantu ekonomi keluarga. Yakni dengan menggunakan daun pisang yang dapat diolah menjadi panganan, sehingga dapat dijajakan untuk mendapatkan penghasilan. Dan itu telah dilaksanakan lama, sehingga menjadi seni kebudayaan warganya.

“Makna dari daun pisang itu penting bagi masyarakat disini, karena dari daunnya diolah masyarakat menjadi jajanan. Sehingga dapat membantu ekonomi keluarga, dan inilah yang kami angkat untuk mengangkat nama daerah. Tidak hanya ditingkat provinsi, namun juga ditingkat nasional, “imbuhnya.

Sementara tim Ditjen Kebudayaan, Kemendikbud, Sela Dwi Asti menambahkan pihaknya sengaja mendatangi kabupaten tertua di Lampung itu untuk mendapatkan gambar sesuai dengan makna dari adat kebudayaan Lampung yang menjadi salah satu pesertanya. Dan itu akan diputar dalam chanel-chanel kementrian pada pekan budaya nasional bulan depan. (ozy/wdi)

Komentar

Rekomendasi