oleh

Radar Lampung Jadi Salah Satu Media Massa Terbaik Tingkat Nasional

RADARLAMPUNG.CO.ID – Acara puncak bulan bahasa dan sastra tahun 2020 digelar secara daring, Rabu (28/10). Melalui kanal YouTube Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa RI dengan mengusung tema “Berbahasa untuk Indonesia Sehat”.

Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa E Aminudin Aziz mengatakan, di balik keterbatasan di masa pandemic Covid-19, kegiatan bulan bahasa dan sastra telah menumbuhkan banyak kreativitas dan mendapat banyak respon positif dari masyarakat.

“Bahkan kami mendengar dan mendapat komentar dari pemerhati bahasa dan sastra, yang menyatakan bahwa bulan bahasa dan sastra tahun ini terasa jauh lebih semarak. Memang benar, kreativitas itu tanpa batas bagi orang-orang yang mau berfikir,” kata Aminudin saat acara puncak bulan bahasa dan sastra 2020 melalui kanal YouTube Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Rabu (28/10).

Ia menuturkan, sejak 1 Oktober hingga acara puncak, badan bahasa telah meyelenggarakan kegiatan di 30 kantor dan balai bahasa di seluruh Indonesia, seperti berbagai lomba, gelar wicara dalam berbagai topik kebahasaan dan kesastraan, perbincangan atau diskusi, gerakan yang meningkatkan sikap positif terhadap bahasa Indonesia, juga pagelaran-pagelaran khas kebahasaan dan kesastraan.

Menurutnya, keunggulan dalam bulan bahasa dan sastra 2020 begitu banyaknya generasi muda yang terlibat dalam berbagai kegiatan selama bulan bulan bahasa dan sastra, menunjukkan tingginya kepedulian generasi muda terhadap bahasa persatuan.

Keunggulan lainnya, bulan bahasa dan sastra telah mampu menjangkau generasi-generasi muda yang mengalami keterbatasan baik dalam penglihatan maupun pendengaran.

Ia meyampaikan, penyelenggaran bulan bahasa dan sastra akan dijadikan tonggak kebangkitan badan bahasa agar menjadi lembaga yang benar-benar bermartabat dan bermanfaat kehadirannya. Serta benar-benar dirasakan masyarakat karena mengedepankan norma-norma dan menjunjung profesionalisme.

“Ke depan, badan bahasa akan lebih tanggap, dan insyaallah lebih baik dalam mengemban misinya. Kita akan terus menggelorakan semangat yang mulai tumbuh bersama harapan baru itu,” ujarnya.

Sementara, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nadiem Makarim mengatakan, bulan bahasa dan sastraTahun 2020, tema yang diangkat yaitu berbahasa untuk Indonesia sehat. Tema tersebut juga berkaitan erat dengan pemahaman kemampuan berbahasa.

Karena, kata dia, berbahasa yang baik dapat membantu masyarakat saling memahami. Dengan saling kepahaman, permasalahan apapun dapat teratasi termasuk dalam mengatasi pandemi covid-19.

“Tema ini juga menyiratkan akan optimisme bangsa agar mampu mewujudkan bangsa yang sehat secara jasmani dan rohani,” tuturnya.

Nadiem juga menyampaikan, keberadaan Bahasa Indonesia telah menjadi anugerah bagi bangsa Indonesia, sebab persatuan dan kekuatan bangsa kita salah satunya dirajut oleh Bahasa Indonesia.

“Namun, tak hanya Bahasa Indonesia yang mengkokohkan kita sebagai bangsa, tetapi juga berbagai bahasa daerah. Kebijakan pengembangan bahasa dan sastra di Indonesia diarahkan untuk tetap merawat kebhinekaan masyarakat Indonesia,” ujarnya.

Ia menambahkan, saat ini pihaknya telah berhasil memetakan 718 bahasa daerah yang digunakan oleh masyarakat Indonesia.

“Saya mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan literasi bahasa baik itu bahasa daerahnya maupun bahasa Indonesia. Agar di waktu yang sama, kita juga dapat menjaga kedaulatan bangsa. Kepada para guru dan siswa, tanamlah kecintaan terhadap bahasa karena tanpa kecintaan itu akan sulit meningkatkan meningkatkan literasi,” pungkasnya.

Dalam acara puncak tersebut juga ditayangkan pengumuman pemenang lomba termasuk penghargaan media massa, di mana Radar Lampung menjadi salah satu media massa terbaik tingkat nasional dalam penilaian penggunaan Bahasa Indonesia di media massa cetak tahun 2020. (rur/sur)

Komentar

Rekomendasi