oleh

Pekerja Proyek Irigasi Wayumpu Tuntut Pembayaran Upah

RADARLAMPUNG.CO.ID-Para pekerja harian proyek peningkatan daerah irigasi Wayumpu saluran primer BRT.0-BRT.4,BN.21-BN.33) mempertanyakan upah yang belum diterima sejak 1 Oktober lalu.

Edi, salah seorang pekerja menyatakan, sebelum dipekerjakan di proyek tersebut, pihak pekerja dijanjikan akan dibahar setiap dua pekan sekali. “Tapi ini sudah empat minggu kami belum dibayar,” katanya.

Karenanya, sebanyak 30 orang pekerja Jumat (30/10) mendatangi kantor kontraktor proyek tersebut mempertanyakan kejelasan pembayaran upah. Menurut Aswani, buruh lainnya, upah buruh per hari adalah Rp80 ribu.

Para buruh diterima Humas PT Bangun Kencana Jaya dan pengawas lapangan Suparno. Menurut Edi Yusman, pihak perusahaan akan membayar upah pekerja pada Rabu (5/10) mendatang. Sehingga, lanjut dia, tak ada pihak yang dirugikan. Usai mendapati kesempatan tersebut para buruh pun pulang ke rumah masing-masing dan sepakat untuk kembali datang pekan depan.

Dari informasi yang dihimpun wartawan, Peningkatan daerah irigasi Wayumpu saluran primer bersumber dari dana Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) dengan nomor kontrak HK. 02.03/KST/.WU. PR. 1/SNVT-PJPAMS/IRA-I/IV/2020. Proyek ini dikerjakan PT Bangun Kencana Jaya bekerjasama dengan PT. Virama Karya (persero) Cab. Sumatera Barat. (sah/wdi).

Komentar

Rekomendasi