oleh

Eva-Deddy Banjir Sumbangan, Dua Paslon di Metro Nihil

RADARLAMPUNG.CO.ID – KPU Bandarlampung merilis jumlah Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye (LPSDK) 25 September hingga 30 Oktober 2020.

Berdasarkan pengumuman Nomor: 792/PL.02.5-PU/1871/02/KPU-KOT/X/2020 tentang Penerimaan LPSDK Peserta Pilwakot Bandarlampung Tahun 2020, pasangan calon (paslon) nomor urut 3: Eva Dwiana-Deddy Amarullah (ED) menerima sumbangan terbanyak. Yakni Rp3 miliar. Namun, dalam rinciannya, tidak ada sumber dari penyumbang perseorangan maupun lembaga berbadan hukum. Seluruhnya berasal dari Paslon.

Nomor dua terbanyak ada di paslon nomor urut satu: Rycko Menoza-Johan Sulaiman (Ryckojoss). Dengan LPSDK berjumlah Rp2,75 miliar. Rinciannya, Rp2,65 miliar dari paslon, sisanya sumbangan pihak lain perseorangan.

Sementara, paslon nomor urut dua: M. Yusuf Kohar-Tulus Purnomo Wibowo menerima paling kecil. Yakni Rp122.345.000, yang seluruhnya dari sumbangan pihak lain perseorangan.

“Jumlah sudah sesuai yang dilaporkan paslon, kemudian kita upload,” ucap, Ketua KPU Bandarlampung Dedy Triadi, Minggu (1/11).

Sementara, Kordiv Hukum KPU Lampung M. Tio Aliansyah mengatakan, berdasarkan monitoring yang dilakukan, seluruh paslon di delapan kabupaten/kota sudah menyetorkan LPSDK. “Semua sudah melaporkan LPSDK di Sidakam,” kata dia.

Dari data KPU, di delapan kabupaten/kota memang tetap paslon Bandarlampung yang memiliki LPSDK terbanyak. Yakni ED dan Ryckojoss. Sementara, terkecil ada di paslon bupati dan wakil bupati Pesisir Barat Aria LB-Erlina dan Paslon Waykanan Juprius-Erlina yang masing-masing hanya berjumlah Rp50 juta.

Namun ada paslon yang masih nihil LPSDK, yakni Palson Wali Kota Metro Wahdi-Qomaru Zaman dan Ampian Bustami-Rudy Santoso.

“Kalau yang nihil bisa tanya ke calon yang bersangkutan ya,” ucap Tio.

Data LPSDK Palon Kepala Daerah Setiap Daerah:

Lampung Timur

Yusran Amirullah-Benny Kisworo: Rp63.000.000
Zaiful Bokhari-Sudibyo: Rp1.196.850.000
Dawam Raharjo-Azwar Hadi: Rp1.200.000.000

Komentar

Rekomendasi