oleh

Tekab 308 Polresta Amankan Pelaku Penganiayaan Wartawan Radar Lampung

RADARLAMPUNG.CO.ID- Polresta Bandarlampung melalui Tekab 308 berhasil menangkap pelaku penganiayaan terhadap Wartawan Radar Lampung, Agung Budiarto, Rabu (4/11). Diketahui penganiayaan terjadi pada Senin (19/10) di Jalan Sultan Agung, dekat rel, tepatnya di dekat lokasi pekerjaan flyover.

Tekab 308 berhasil menangkap kedua pelaku RO (19) di tempat kerjanya di seputaran Jalan Pramuka. Sementara IC (28), ditangkap di kediaman orang tuanya di Garuntang.

Perkara ini berujung perdamaian setelah korban Agung Budiarto memaafkan perbuatan para pelaku. Agung menilai, keduanya telah mendapat efek jera dari perbuatannya. Selain itu keduanya juga berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya. Para pelaku juga menyatakan bertanggungjawab atas biaya pengobatan terhadap Agung.

“Keluarga juga sudah meminta maaf, termasuk kedua pelaku. Saya juga meminta saran dari berbagai pihak termasuk keluarga saya. Terlebih, salah satu pelaku ingin menikah,” kata Agung.

Dirinya juga berterimakasih kepada aparat Polresta Bandarlampung yang telah berupaya menyelesaikan kasus dugaan penganiayaan tersebut. “Kepada polresta saya mengucapkan terima kasih. Sebab, meskipun bagaimana ini saya harap bisa memberikan efek jera dan tidak terulang, kepada siapapun,” kata dia.

IC dan RO kedua pelaku mengaku sangat menyesal dan menyatakan tak akan mengulangi perbuatannya. “Saya menyesal, karena emosi. Tapi tidak ada intervensi dari siapapun. Murni spontanitas,” ucap IC sambil menangis.

Sementara, Kasatreskrim Polresta Bandarlampung, Kompol Rezky Maulana mengatakan, sejak dilaporkan, pihaknya langsung bergerak melalui Tekab 308. Di mana, dihari ketiga, dia sudah mengantongi identitas pelaku yang beralamatkan di Lampung Utara. Namun, keduanya tidak berada di alamat tersebut.

Kata Rezky, pihaknya juga terus bergerak untuk melakukan penelusuran di berbagai tempat untuk mencari informasi keberadaan pelaku. Akhirnya, keduanya bisa diamankan Rabu (4/11) malam. “Kita apresiasi Tekab bekerja sigap yang akhirnya bisa melakukan penangkapan,” tutupnya. (abd/wdi)

Komentar

Rekomendasi