oleh

RSP Unila Akan Menjadi Penampungan Pasien Covid-19

RADARLAMPUNG.CO.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung, akan menyiapkan penambahan ruang isolasi bagi pasien orang tanpa gejala (OTG) Covid-19. Salah satunya, direncanakan gedung Rumah Sakit Pendidikan (RSP) Universitas Lampung (Unila).

Walikota Bandarlampung Herman HN, mengatakan, atas pertemuan dengan pimpinan rumah sakit se-Kota Bandarlampung dan jajaran pejabat setempat, pihaknya akan menyiapkan setidaknya empat gedung sebagai tempat isolasi pasien OTG Covid-19.

Adapun empat gedung itu yakni Wisma Atlet Pahoman, Wisma Haji Masjid Agung Al Furqon, Wisma Semergou Pertiwi, dan RSP Unila. “Yang di RSP Unila ini satu gedung yang paling layak, sudah saya suruh pak sekda buat kontak pak rektor,” ungkapnya usai rapat koordinasi, Kamis (12/11).

“Mudah-mudahan bisa semua. Nanti, kalau rumah sakit full semua. Nanti juga akan ada piketnya, satu kali piket tiga dokter dan perawatnya 10 orang,” tambahnya.

Menurutnya, pihaknya akan menyiapkan fasilitas kesehatan dengan standar kesehatan. Namun seadanya, karena darurat. “Karena pasien Covid-19 di Bandarlampung ini, pasiennya se-Lampung, masuk sini semua, ya kita terima semuanya, orang kita semua, kita bersaudara,” jelasnya.

Dengan penambahan di empat titik itu, pihaknya memperkirakan mampu menampung sebanyak 300 pasien. Dirinya meyakini, kasus Covid-19 akan mengalami penurunan, dengan adanya peran serta masyarakat, yang mematuhi 3M (memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan).

“Dan hindari berkerumun, patuhi bersama saya yakin bisa atasi,” tandas Ketua Satgas Covid-19 Kota Bandarlampung ini.

Sementara, Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bandarlampung Ahmad Nurizki Erwandi mengatakan, sebelumnya pihaknya ingin meminjam Wisma Haji Rajabasa. Namun, rupanya masih dipakai untuk calon jamaah umrah, sehingga tidak jadi dipinjam. “Karena keputusannya di RSP Unila. Kami akan survei lokasi,” pungkasnya. (apr/yud)

Komentar

Rekomendasi