oleh

Pengerjaan Proyek SPAM Bikin Jalan Gang Rusak

RADARLAMPUNG.CO.ID – Pengerjaan proyek Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) sistem penyediaan air minum (SPAM) Kota Bandarlampung, membuat kebanyakan jalan dan gang menjadi rusak. Setidaknya, berdasarkan pantauan, kerusakan terjadi di Gang Gn. Pring Kel. Sukamenanti Baru, Kec. Kedaton.

Lantaran gang ini menggunakan pavingblok, pihak ketiga dalam pengerjaan proyek SPAM ini mendongkel pavingblok untuk digali dan dilalui pipa air. Sepanjang gang, tampak pavingblok tak disusun seperti semula, bekas galian hanya ditimbun dengan tanah.

Salah satu warga RT 14 Lk. I, Sukamenanti Baru, M. Zamroni (73) mengatakan, pengerjaan pemasangan pipa itu dilakukan dua minggu yang lalu. Namun, hingga saat ini, pavingblok tak kunjung dirapikan seperti semula, bahkan, akibat galian itu jalan sebelumnya menjadi becek.

“Ini sebelumnya, lubang galian ditimbun tanah saja, engga rapi, jadi becek. Jadi, kami warga yang merapikan, kalau engga ya berantakan,” katanya kepada Radarlampung.co.id, Senin (16/11).

Menurutnya, kerusakan tidak hanya terjadi di RT.14, melainkan di RT-RT lainnya yang gangnya memakai pavingblok. Berdasarkan penelusuran, tak jauh berbeda disepanjang Jalan Onta juga sebagain timbunan hasil galian pipa masih terlihat berlubang dan bergelombang.

Galian yang melintasi jalanan pun ditambal dengan seadaanya. Hal itu pun terlihat di Jalan Panglima Polim. Salah satu penjual Batagor, yang mangkal dipinggir jalan, Ejen (43) mengatakan, setidaknya sudah hampir seminggu beberapa titik belum diaspal dan rapihkan.

Pengerjaan lainnya di Gang Hidayat, Palapa Tanjungkarang Pusat, juga terlihat jalan aspal hanya ditambal dengan semen seadaanya. “Gang ini kan sebelumnya rapi, ini malah ditambal semen seadanya, semennya juga engga kokoh, kena hujan bolong-bolong,” ujar wanita paruh baya yang menolak menyebutkan namanya.

Dirinya berharap kepada pihak Pemerintah Kota Bandarlampung untuk memperbaiki jalan yang sudah digali menjadi rapi kembali, setidaknya kembali seperti semula. “Ya, setidaknya rapi kayak dulu lagi, ini kan jadi jelek liatnya, nyemennya juga kelihatan asal-asalan,” tandasnya.

Terpisah, Direktur Teknik PDAM Way Rilau, Suparji berjanji akan menindaklanjuti laporan kerusakan jalan tersebut dengan meminta pihak ketiga untuk memperbaikinya. “Terima kasih infonya. Nanti akan saya perintahkan ke pihak ketiga supaya segera dirapihkan,” Singkat Suparji, Senin (16/11). (apr/yud)

Komentar

Rekomendasi