oleh

Heboh Penemuan Mayat, Kuping Kanan Hilang dan Ada Kain Kafan di Lokasi

RADARLAMPUNG.CO.ID – Warga Kecamatan Rawajitu Timur, Tulangbawang, dihebohkan penemuan sesosok mayat di areal persawahan Kampung Bumidipasena Makmur.

Setelah ditelusuri, mayat tersebut yakni Sumari alias Yanto (35), warga Kampung Gedung Karyajitu, Kecamatan Rawajitu Selatan, Tulangbawang.

Kapolres Tulangbawang AKBP Andy Siswantoro melalui Kapolsek Rawajitu Selatan Iptu Wagimin mengatakan, mayat tersebut ditemukan warga pada Selasa (17/11), sekira pukul 20.00 WIB.

Saat ditemukan, posisi mayat tengkurap dan kondisinya mengeluarkan bau tidak sedap. Mayat Yanto tersebut ditemukan sekitar 30 meter dari jalan Lintas Kampung Bumidipasena Makmur.

Iptu Wagimin menjelaskan, selain dalam keadaan tengkurap, nampak luka lebam di wajah, terdapat robekan di bagian bibir atas sebelah kiri, lidah tergigit, telinga kanan hilang, telinga kiri terdapat robekan, serta ada robekan di bagian lengan.

Di tempat kejadian perkara (TKP), polisi juga menemukan sejumlah barang bukti, seperti baju berwarna putih, sarung berwarna merah, kain kafan, dan celana berwarna coklat.

Kemudian, satu buah kopiah hitam, alquran, sajadah, kardus bekas air minum mineral, balok kayu, sepasang sandal, dan dua buah karung.

Mayat Yanto kali pertama ditemukan oleh Sawah, warga Bumidipasena Mulya, Kecamatan Rawajitu Timur sekira pukul 18.00 WIB. Saat melintas di dekat areal persawahan, ia mencium aroma tidak sedap.

Dia kemudian pergi ke sebuah warung di kampungnya. Di sana, Sawal bertemu dengan
Kodrat warga Kampung Gedungkarya Jitu, Kecamatan Rawajitu Selatan.

Saat itu, ternyata Kodrat sedang mencari keberadaan anggota keluarganya yang hilang sejak Minggu (15/11) lalu.

Sawal kemudian menceritakan perihal aroma busuk yang diciumnya saat melintas di lokasi kepada Kodrat. Mendapatkan cerita itu, Kodrat lalu memberi kabar keluarganya untuk melihat lokasi.

Singkat cerita, Kodrat dan keluarga menuju lokasi. Benar saja, saat dilihat ternyata mayat tersebut ialah Yanto, keluarga mereka yang hilang sejak Minggu. Kodrat lalu menghubungi aparat kepolisian.

Iptu Wagimin menjelaskan, sampai saat ini pihaknya belum dapat memastikan penyebab kematian Yanto.

“Dari keterangan petugas medis, korban sudah meninggal sekitar dua sampai tiga hari yang lalu. Untuk sementara tim medis belum dapat menyimpulkan penyebab dari kematian korban,” kata Kapolsek kepada radarlampung.co.id, Rabu (18/11). (nal/sur)

Komentar

Rekomendasi