oleh

Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Lampura Melonjak, Gugus Tugas Ingatkan 3M

radarlampung.co.id – Sebanyak 38 kasus baru terkonfirmasi covid-19 asal Kabupaten Lampung Utara(Lampura). Hal tersebut, berdasarkan hasil pemeriksaan swab test dari Balai Veteriner dan UPTD Balai Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Provinsi Lampung.

Data yang dimiliki Satgas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Lampura, terjadi peningkatan kasus baru sebanyak 38 orang terkonfirmasi positif covid-19. Saat ini terdapat 232 warga terpapar covid-19 dengan rincian selesai isolasi (sembuh) 170 orang, proses isolasi 16 orang dan 4 orang meninggal dunia.

Satgas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Lampura, Budi Utomo, melalui juru bicara Sanny Lumi, membenarkan adanya peningkatan kasus covid-19 di Kabupaten berjuluk Bumi Ragam Tunas Lampung.

“Data peningkatan tersebut kita peroleh dari
Balai Veteriner dan UPTD Balai Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Provinsi Lampung,” kata Sanny Lumi.

Dengan adanya penambahan kasus tersebut, kata dia, atas nama pemerintah Kabupaten Lampura, dirinya menghimbau agar masyarakat harus dapat lebih mewaspadai dengan cara menjaga imun kesehatannya.

Ia juga berharap, kepada warga dapat lebih meningkatkan kewaspadaan serta tetap disiplin melaksanakan protokol kesehatan.

“Protokol kesehatan seperti mencuci tangan, menggunakan masker serta menghindari kerumunan atau menjaga jarak (3M). Demi menekan angka penyebaran corona ditengah pendemi atau new normal saat ini. Mari bersama-sama kita bahu-membahu meningkatkan kedisiplin dalam upaya pencegahan covid-19,” bebernya.

Terpisah Plt. Kadis Kesehatan Lampura, Maya Manan menjelaskan, secara umum ada 4 kasus baru, yakni asal kecamatan Abung Pekurun, Abung Kunang, Abung Tengah, Tanjung Raja dan Bukit Kemuning.
Selankutnya, terdapat 14 orang pelajar atau santri yang merupakan siswa dari salah satu pondok pesantren di Kecamatan Abung Selatan. “Sementara untuk tenaga kesehatan (nakes) ada satu kasus terkonfirmasi positif covid-19,” ucapnya.

Ia juga memaparkan, terdapat ibu hamil sebanyak 3 kasus. Yakni warga asal Kecamatan Sungkai Barat yang berusia 43 tahun dan Tanjung Raja 25 tahun dan di Kotabumi usianya 39 tahun. “Semoga Lampura, kedepan tidak ada lagi penambahan kasus,” pungkasnya. (ozy/yud)

Komentar

Rekomendasi