oleh

Ssttt…Ada Gedung Istana Merdeka di Lampura

radarlampung.co.id – Bak istana Kepresidenan Republik Indonesia, ungkapan tersebut pantas di sematkan terhadap bangunan Balai Desa Cempaka Kecamatan Sungkai Jaya, Kabupaten Lampung Utara (Lampura).

Terinspirasi dari gedung Istana Merdeka berada di Jakarta Pusat, bangunan Balai Desa dibangun khusus menyerupai Istana Negara. Alhasil, bangunan yang rencananya akan di resmikan tahun 2021 itu kini menjadi tempat favorit masyarakat di Kecamatan, bertujuan wisata dadakan yang hanya sekedar melihat-lihat dan berfoto selfi.

Istana Merdeka tiruan itupun terlihat cukup mencolok. Gedungnya yang megah dengan ciri khas 6 pilar raksasa di bagian depannya. Selain itu, terdapat juga lambang burung garuda di atas gedung, seolah menggambarkan Istana Negara asli.

Kepala desa Cempaka Kecamatan Sungkai Jaya, Rizki Puspa Dewi sengaja mendesain bangunan tersebut dengan tujuan agar warga tidak perlu jauh-jauh untuk pergi ke Istana Merdeka di Jakarta.

“Kalau mau lihat gedung istana merdeka, cukup datang ke desa Cempaka saja. warga bisa melihat langsung kemegahan Istana Merdeka,” ucapnya.

Ia mengaku, kemegahan gedung istana negara yang sering dilihat di televisi menjadi angan-angannya, dan keinginan itupun terwujud di desa yang dipimpinnya, selama kurun waktu dua tahun terakhir ini.

“Bangunan gedung ini kurang lebih menelan biaya Rp394.881.500, pakai dana desa tahun 2020 dan tahun depan akan kita lanjutkan pembangunan Aula dan pagar. Target kita seperti Istana Presiden aslinya, meski pembangunan kita lakukan secara bertahap,” ujar Kades berparas ayu ini.

Pembangunan balai desa yang mirip kantor kepresidenan itu, membutuhkan waktu sekitar 2 sampai 3 tahun untuk pembangunannya.

“Saya nilai pembangunan kantor itu kurang lebih memakan waktu 2 atau 3 tahun, apalagi pembangunan ini menggunankan anggaran dana desa (DD) artinya harus bertahap. Meskipun jangka waktunya lama yang pasti keinginan masyarakat bisa terwujud,” kata dia.

Ia berharap, kedepan dengan selesainya bangunan itu, baik aula maupun pagar serta paving blok, di tahun 2021, bisa di resmikan menjadi balai desa. “Ingin berfoto ya silahkan saya tidak melarang yang penting jaga kebersihan. Apalagi di sebelah kantor desa ada Mushola dan gedung TPA yang saat ini sedang di bangun,” bebernya.

Komar Rudin (45) salah seorang warga Kotabumi, mengaku sengaja datang jauh-jauh dari kota, hanya untuk melihat-lihat kemegahan balai desa serasa Gedung Merdeka. “Ini seperti istana di Jakarta. Saya yakin, Se-Lampung, desa ini satu-satunya memiliki gedung megah bak istana merdeka,” kata pria dua anak itu. (ozy/yud)

Komentar

Rekomendasi