oleh

TPT Terendah, DPRD Sumsel Serap Ilmu di Lampung

RADARLAMPUNG.CO.ID- Rombongan Anggota Komisi V DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) menimba ilmu di Lampung. Sebanyak 16 orang didelegasikan belajar seputar ketenagakerjaan di Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Provinsi Lampung.

Kadisnaker Provinsi Lampung, Lukmansyah mengatakan, tahun ini sudah dua kali dikunjungi lembaga legislatif dari luar daerah. Selain dari Sumsel, juga dari DPRD Banten. Salahsatu yang jadi pembahasan adalah Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Lampung.

Diketahui TPT Agustus 2019 di Lampung sebesar 4,03 persen. Angkanya memang naik di tahun berikutnya menjadi 4,67 persen. Namun, Bulan Agustus 2020, jumlah Angkatan Kerja di Lampung
sebanyak 4,49 juta orang, naik sebanyak 127,8 ribu orang dari Agustus 2019. Hal ini sejalan dengan tingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK) yang naik sebesar 1,10 poin.

Meski demikian, penduduk yang bekerja sebanyak 4,28 juta orang. Angka ini naik sebanyak 93,9 ribu orang dari Agustus 2019. Lapangan pekerjaan yang mengalami peningkatan persentase penduduk yang bekerja yaitu pertanian (4,16 poin), jasa lainnya (0,29poin), dan perdagangan (0,08 poin).

Sedangkan lapangan usaha yang mengalami penurunan persentase penduduk yangbekerja terbesar yaitu di lapangan usaha industri pengolahan yaitu turun sebesar 2,06 poin.
“Beberapa upaya dilakukan untuk menekan TPT. Di mana angka penduduk yang bekerja mengalami peningkatan,” kata dia, Rabu ,(18/11)

Ketua Komisi V DPRD Sumsel, Susanto Adjis mengatakan, menjadikan rujukan ke Lampung lantaran beberapa hal. Diantaranya, angka tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Provinsi Lampung tahun 2019 memiliki angka terendah se Sumatera, setelah Bengkulu dan Bangka Belitung. Perhitungan ini berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS).

“Selain itu kita juga melihat PAD di Tenaga Kerja bisa tembus 133 persen. Kami Banyak mendapat informasi dan wawasan dari pak Kadis,” ujarnya.
(abd)

Komentar

Rekomendasi