oleh

Performa Atlet Takraw Digenjot, Berlatih Enam Hari Selama Sepekan

RADARLAMPUNG.CO.ID – Cabang Olahraga (cabor) sepak takraw Lampung fokus berlatih, guna menghadapi PON XX Papua 2021 mendatang. Bahkan demi menjaga performa, mereka berlatih enam hari dalam sepekan.

Sekretaris Umum (Sekum) Pengprov Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Lampung Abdul Malik menjelaskan, sepak takraw sudah mulai program pelatihan daerah (pelatda) yang difokuskan di GOR Sepak Takraw di Jalan Teluk Bone, Telukbetung Timur.

“Meskipun PON diundur. Kita sudah mulai pelatda, sekarang kita masih tahap persiapan umum. Kita latihan setiap hari, kecuali Minggu,” ujar Abdul Malik ditemui di sekretariat KONI Bandarlampung.

Tim takraw, kata Malik, meloloskan delapan atlet untuk berlaga di PON. Rinciannya atlet untuk kelas beregu putri dengan lima atlet yakni Irma Wati, Juliana, Nining Safitri, Maya Arsita, dan Mia Darfianti. “Tiga atlet dan dua cadangan,” jelasnya.

Kemudian untuk sepak takraw putra meloloskan kelas dobel event dengan tiga atlet yakni Arnold Askari Adam, Afrio Ade Eka Putra, dan Aldi Pratama. “Untuk dobel event, dua atlet dan satu pemain cadangan,” ungkapnya.

Malik yang juga ketua PSTI Bandarlampung menjelaskan, pihaknya belum melakukan try out seperti cabor lain. Ditanya apakah juga akan mengadakan try out di luar negeri seperti cabor senam? Ia mengaku tidak. “Kita try out di dalam negeri saja sampai, rencana ke Sulawesi Selatan dan Sumatera Barat. Desember nanti kita buat permohonan try out-nya ke KONI,” sambungnya.

Dua daerah itu dipilih karena menjadi kekuatan takraw di Indonesia. Sejauh ini, ujarnya, tidak ada kendala berarti bagi tim takraw Lampung selama persiapan jelang PON. (nca/sur)

Komentar

Rekomendasi