oleh

Camat Ini Rela Berangkat Lebih Pagi Untuk Antar Anak Perbatasan Berangkat Sekolah

RADARLAMPUNG.CO.ID- Kisah inspiratif ini datang dari Kabupaten Sabu Raijua, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Perkenalkan, nama pria paruh baya yang akan Tim Humas Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) bahas kali ini adalah Ramenius M.Djo.

Pria yang menjabat sebagai Camat Sabu Timur ini rela berangkat lebih pagi yaitu pukul 06.30 waktu setempat dari rumahnya Desa Menia, Kecamatan Sabu Barat menuju kantornya di Desa Bolou, Kecamatan Sabu Timur untuk memberi tumpangan anak-anak sekolah.

Ramenius mengatakan di daerahnya tidak terdapat kendaraan umum maupun bus sekolah yang dapat mempermudah akses anak-anak ke sekolah. Adapun anak-anak sekolah yang diberi tumpangan oleh Ramenius adalah anak-anak sekolah yang duduk di bangku Sekolah Menengah Atas.

Anak-anak SMA ini setiap harinya harus menempuh jarak 7 Km untuk bersekolah di SMA Negeri 1 Sabu Timur. Ramenius mengungkapkan terkadang anak-anak yang biasanya diberinya tumpangan tidak bersekolah lantaran Ramenius punya urusan di Kantor Kabupaten Sabu Raijua.”Anak-anak ini sekolah di SMA N 1 Sabu Timur. Terkadang mereka tidak ke sekolah jika saya ada kegiatan di Kantor Bupati dan tidak ke Kantor Camat,” kata Ramenius, Selasa dalam keterangan persnya yang diterima radarlampung.co.id Selasa (24/11).

Merasa mempunyai kesulitan yang sama saat bersekolah, Ramenius memulai aksinya memberi tumpangan sejak tujuh tahun yang lalu sejak dilantik menjadi Camat Sabu Timur. Ramenius mengaku tidak akan menghentikan aksinya untuk membantu anak-anak sekolah dimanapun ia ditugaskan. “Selama saya bisa mambantu tanpa batas waktu, di manapun saya bertugas jika saya bisa membantu anak sekolah saya pasti membantu,” pungkasnya.

Untuk membantu anak-anak sekolah di Kecamatan Sabu Timur, Ramenius juga telah memasukkan pengadaan dua bis sekolah dalam matriks usulan Rencana Aksi Pengelolaan Batas Wilayah Negara dan Kawasan Perbatasan Tahun 2021. (rls/wdi)

 


Komentar

Rekomendasi