oleh

Ditanya Upaya Menanamkan Cinta Produk Lokal, Ini Jawaban Ardito

RADARLAMPUNG.CO.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung Tengah menggelar Debat Calon Wakil Bupati di BBC Hotel Bandarjaya, Kecamatan Terbanggibesar, Senin (23/11) sekitar pukul 19.30 WIB.

Tampak tiga paslon hadir dalam debat publik kedua cawabup yang bertema Memperkokoh NKRI dan Kebangsaan serta Peningkatan Pelayanan Publik ini setelah sebelumnya debat publik calon bupati. Yakni Loekman Djoyosoemarto-M. Ilyas Hayani Muda; Musa Ahmad-Ardito Wijaya; dan Nessy Kalviya Mustafa-K.H. Imam Suhadi.

Dalam sesi debat, Ardito Wijaya mendapat pertanyaan dari panelis yang dibacakan moderator Tantri Moerdopo.

“Salah satu dampak globalisasi adalah masuknya barang dan komoditas luar negeri. Bahkan modernisasi pasti sering dipahami digunakan sebagai gaya hidup penggunaan barang bermerek yang banyak berasal dari luar negeri. Selain akan memberikan tekanan terhadap perekonomian dalam negeri, juga menjadi ancaman rasa bangga berbangsa,” ucapnya.

“Sedangkan dalam hubungan internasional akan sulit membatasi barang-barang impor. Di Lamteng tak sedikit barang impor yang beredar. Tanpa anti terhadap produk asing, kita harus menumbuhkan kebanggaan produksi dalam negeri. Dampaknya akan menciptakan produksi pasar lokal yang akan menggairahkan produksi masyarakat dan berati akan banyak ketersedian lapangan pekerjaan,” ilustrasinya.

Tantri melanjutkan, pertanyannya apakah sepakat dengan pandangan ini? “Bila sepakat, apa yang akan dilakukan sebagai calon wakil bupati Lamteng untuk menanamkan rasa bangga terhadap produk lokal atau dalam negeri?” katanya.

Menjawab pertanyaan ini, Ardito menyadari anak-anak muda sekarang lebih menyukai produk luar daerah.

“Kita sadari anak-anak muda sekarang ini lebih menyukai produk luar daerah dibanding produk lokal. Kita di sini harus menyadarkan, mengajak semua, dan memberikan pengertian bahwa menggunakan produk-produk lokal itu lebih baik, itu lebih keren, itu lebih nyaman. Mengangkat dan mengajak semua, menstimulus semua, mengembangkan budaya daerah, mencintai budaya daerah, menggunakan barang-barang daerah. Sehingga akhirnya menggunakan barang-barang daerah dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena kita bisa menjaga kecintaan pemuda kita terhadap daerah,” jawabnya. (sya/sur)

Komentar

Rekomendasi