oleh

Musim Hujan, Disperkim Pangkas Pohon

radarlampung.co.id – Menghadapi musim penghujan, Satgas Taman dari Disperkim Kabupaten Lampung Utara (Lampura), terus aktif melakukan pemotongan dahan, guna menjaga lingkungan tetap asri, indah dan nyaman.

Perawatan dahan pohon penghijauan tersebut, mulai dari lingkungan Kota sampai desa – desa berada di Kecamatan Blambangan Pagar, yang notabennya merupakan gerbang pintu Kabupaten Lampura, Kamis (26/11)

Pemangkasan pohon dilakukan secara rutin setiap satu bulan sekali. Ini dilakukan di tempat yang terlihat telah cukup rimbun dan mengganggu aktivitas masyarakat. Ditargetkan, kegiatan pemangkasan tersebut akan berlangsung selama satu pekan kedepan.

“Hal ini kita lakukan guna untuk menghadapi musim hujan. Sehingga pepohonan penghijau tidak tumbang diterpa angin,” terangnya.

Selain pemangkasan pohon, Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman, juga memliki program Kotaku (kota tanpa kumuh) dan desa Candimas adalah salah satu yang termasuk dari kategori KOTAKU.

“Desa Candimas tahun ini masuk kategori KOTAKU (kota tanpa kumuh), salah satu misi dan visi supaya masuk kategori KOTAKU yaitu pemerintah daerah setempat harus mengeluarkan SK dimana titik-titik yang menjadi wilayah kumuh kita, dulu tahun 2012 pernah dikeluarkan SK diwilayah kumuh. Anggaran bantuan sosial ini diteruskan ke masyarkat kemudian yang melaksanakan tokoh masyarakat,”ucap Adrians, MT selaku Plt kepala Kadis Perum KP pada, Kamis (26/11).

Untuk fasilitas yang akan diperbaiki atau yang akan diberikan oleh Pemerintah, sambungnya, akan ditentukan oleh masyarakat Desa yang akan mengikuti Program KOTAKU, seperti perbaikan infrastruktur  jalan, dan penyediaan pusat air bersih demi menjaga kesehatan bersama.

Selain itu, diharapkan kepada pemerintah daerah setempat baik itu Lurah maupun Kepala Desa yang akan mengikuti wilayahnya dalam program KOTAKU untuk dapat menyeleksi kembali apa saja yang diperlukan di wilayah tersebut serta dapat menggunakan anggaran yang telah diberikan dengan baik. (ozy/yud)

Komentar

Rekomendasi