oleh

KNPI Bandarlampung Buat Pernyataan Sikap Terkait Pilkada, Ini Poinnya

 

RADARLAMPUNG.CO.ID – DPD KNPI Kota Bandarlampung bersama BEM Unila, UBL, Polinela dan Poltekes Kota Bandarlampung mendeklarasikan enam poin pernyataan dalam mengawal kesuksesan pelaksanaan Pilkada, 9 Desember mendatang.

Adapun pernyataan sikap itu dibacakan secara langsung Ketua KNPI Kota Bandarlampung, Iqbal Ardiansyah didampingi Presiden BEM Unila Irfan Fauzi, Presiden BEM FH UBL Afat Fadly, Wakil Menteri Luar Negeri BEM KBM Polinela Afriandi Selamatullah, beserta jajaran anggota di Markas KNPI Kota Bandarlampung, Jumat (4/12).

Adapun enam poin pernyataan sikap itu sebagai berikut:

1. Pada pesta demokrasi 9 Desember 2020 pemilihan wali kota & wakil wali Kota Bandarlampung seluruh pihak, terutama pemuda untuk mengawal dan mensukseskan sehingga pilkada bisa berjalan dengan bersih, damai dan sehat bebas dari Covid-19.

2. Meminta dan mengimbau masyarakat agar disiplin protokol Kesehatan saat memilih ke TPS demi keselamatan dirinya dan orang lain.

3. Meminta kepada penyelanggara pilkada, baik KPU dan Bawaslu Kota Bandar Lampung untuk tegas dan disiplin menjalankan protokol Kesehatan pada pilkada 9 Desember yang akan datang, demi menjamin keselamatan masyarakat dari ancaman Covid-19.

4. Meminta kepada penyelenggara, baik KPU dan Bawaslu agar melakukan Langkah-langkah yang sesuai dengan protokol Kesehatan untuk memastikan seluruh jajarannya terbebas dari Covid-19.

5. Meminta kepada penyelenggara, baik KPU dan Bawaslu Kota Bandarlampung untuk berkomitmen mencegah dan menindak tegas oknum yang terbukti melakukan politik uang, baik pemberi dan penerima sesuai dengan peraturan-undangan pada pemilihan Walikota dan Wakil Walikota 9 Desember 2020.

6. DPD KNPI Kota Bandarlampung Bersama BEM Unila, UBL, Polinela dan Poltekes akan melakukan edukasi politik kepada masyarakat yang mengkampanyekan Dsipilin Covid-19 dan melawan politik Uang.

Ketua DPD KNPI Kota Bandarlampung, Iqbal Ardiansyah mengatakan, guna mengantisipasi terjadi praktik politik uang, pihaknya membuka posko anti politik uang, posko pengaduan, dan KNPI akan terjun dan patroli langsung dimasa tenang untuk memberikan edukasi politik kepada masyarakat.

“Kita akan memberikan edukasi kepada masyarakat. Jangan sampai masyarakat menerima uang dan menjadi korban,” tegasnya.

Selian itu, pihaknya sudah berkoordinasi dengan KPU dalam memastikan seluruh anggota KPPS steril dari Covid-19, lantaran diketahuin sebanyak 1.533 anggota KPPS diketahui reaktif Covid-19.

“Kita sudah berkoordinasi dengan KPU, mereka sudah menyiapkan plan B untuk segera mengganti anggota KPPS yang bila diketahui setelah rapid tes kedua masih reaktif. Kami akan pastikan petugas steril, karena demi keselamatan masyarakat,” ucapnya.

Selain itu, pihaknya juga mendesak KPU untuk segera mewajibkan petugas paslon melakukan rapid tes. Apabila diketahui reaktif, maka pihaknya meminta KPU untuk menyatakan mengganti.

Sementara itu, Presiden BEM Unila, Irfan Fauzi Rachman mengaku, pihaknya sudah bergerak di 20 kecamatan, dan telah memberikan surat imbauan kepada seluruh kelurahan di Bandarlampung.

“Kita berikan edukasi kepada masyarakat, seperti pemahaman bahwa politik uang tidak boleh. Karena penerima dan pemberi dapat disanksi. Semoga dengan gerakaan menyentuh akar rumput ke tengah masyarakat, dapat memberikan kesadaran akan memilih pemimpin. Hal ini juga dilakukan di delapan kabupaten/kota sosialisasi sampai ke desa yang sehat Covid-19 dan politik uang, hingga ke mall,” tandasnya. (apr/yud)

Komentar

Rekomendasi