oleh

KPPS Bisa Rapid Tes di 30 Puskesmas se-Kota Bandarlampung

RADARLAMPUNG.CO.ID – Sebanyak 1.533 Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) bisa menjalani Rapid Tes diseluruh Puskesmas di Kota Bandarlampung.

Hal itu, menysusul adanya kerumunan anggota KPPS yang melakukan rapid test di Apotik Gemari, Tanjungkarang Pusat, Jumat (4/12).

Diketahui, Walikota Bandarlampung Herman HN sempat membubarkan kerumunan itu saat melakukan sidak masker rutin ke tempat-tempat yang berpotensi terjadinya penyebaran Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Bandarlampung Edwin Rusli, membenarkan pembubaran itu. Menurutnya, pelaksanaan tes rapit tes kepada anggota KPPS merupakan tanggung jawab, sekaligus dibiayai melalui pembiayaan KPU.

Walhasil KPU menetapkan, dua lokasi untuk penyelenggaraan rapid tes bagi 1.533 KPPS. Dua lokasi itu yakni Apotik Gemari, Tanjungkarang Pusatn dan Puskesmas Wayhalim.

“Rupaya terjadi penumpukan disatu lokasi, sehingga pak wali memerintahkan, pelaksanaan dapat dilakukan diseluruh puskesmas di Kota Bandarlampung,” jelasnya kepada Radarlampung.co.id melalui sambungan telepon, Jumat (4/12).

Dia menyebutkan, pemeriksaan terhadap 1.533 KPPS di seluruh Puskesmas pembiayaannya dibiayai oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung, sedangkan dua lokasi yang dipilih lainnya dibiayai KPU setempat.

“Setelah kami melihat kondisinya. Kerumunan itu bisa membawa virus juga kan. Jadi sekarang kita suruh mereka ke puskes manapun yang mereka mau, dan itu gratis,” tandasnya. (apr/yud)

Komentar

Rekomendasi