oleh

Polinela Segera Buka Dua Prodi Baru

RADARLAMPUNG.CO.ID – Politeknik Negeri Lampung (Polinela) telah mendapatkan rekomendasi dari Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah II Palembang untuk pembukaan program studi baru.

Menindaklanjuti hasil pengembangan peran dan fungsi institusi pendidikan yang berguna bagi masyarakat, Politeknik Negeri Lampung (Polinela) secara terus menerus berinovasi dan mengembangkan jaringan kerjasama. Bertempat di ruang kerja Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah II Palembang (LLDikti), Yuliansyah, menerima kunjungan dari Polinela (30/11).

Direktur, Sorono serta perwakilan dari Jurusan Ekonomi dan Bisnis dan Budidaya Tanaman Perkebunan menyampaikan ucapan terimakasih atas perhatian LLDikti  terhadap rencana pembukaan Program Studi (Prodi) baru di lingkup Polinela.

Polinela berencana akan membuka Program Sarjana Terapan atau Diploma 4 (D4) Prodi Pengelolaan Perhotelan di Jurusan Ekonomi dan Bisnis, serta Prodi Pengelolaan Perkebunan Kopi di Jurusan Budidaya Tanaman Perkebunan.

Direktur Polinela Sarono menjelaskan, prodi pengelolaan perhotelan dipersiapkan gun mencetak sarjana terapan yang ahli dan handal dalam bidangnya.

“Sehingga kedepannya, lulusan prodi ini siap pakai dan profesional di bidang perhotelan yang mampu memahami situasi industri baik secara nasional maupun internasional. Lulusan nantinya akan bergelar Sarjana Terapan Pariwisata (S.Tr.Par),” kata Sarono.

Kemudian, lanjut Sarono, untuk prodi pengelolaan perkebunan kopi, lulusan akan dipersiapkan untuk memiliki kompetensi yang handal. Dengan kompetensi utamanya yaitu teknologi budidaya kopi, pengolahan hulu kopi, wirausahawan produk hulu sampai hilir kopi, manajerial, serta kompetensi sebagai barista yang  handal.

“Dengan kompetensi ini, alumni memiliki peluang kerja sebagai asisten manager perkebunan kopi, jasa konsultansi bidang agribisnis kopi, marketing/field assistant manager dalam bidang jasa dan produk kopi, supervisor lapang industri pestisida, pupuk, bahan tanam dan agroindustri bidang perkebunan kopi, barista dan wirausahawan produk hulu sampai hilir komoditas kopi. Sementara lulusan nantinya akan mendapat gelar Sarjana Sains Terapan Pertanian (S.Tr.P),” jelasnya.

Sarono menambahkan, kolaborasi program penelitian antara Politeknik, industri, usaha, dan pemerintah, program magang bagi mahasiswa di dunia usaha dan dunia industri (Dudi), dan instansi pemerintah, serta mendatangkan dosen tamu/ praktisi dari DUDI baik dari sektor hulu maupun sektor hilir.

“Hal itu menjadi hal yang bisa disinergikan,” tukasnya.

Kepala informasi dan humas Polinela Teguh Budi Trisnanto menambahkan, rekomendasi yang diberikan oleh LLDikti akan memperkuat usulan dan diterbitkannya Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI dalam penyelenggaraan prodi baru tersebut.

“Prosesnya masih panjang, tetapi dengan dikeluarkannya rekomendasi ini tentunya akan memperkuat usulan pembukaan prodi baru ini,” ucapnya. (rur/rls/wdi)


Komentar

Rekomendasi