oleh

Polinela Gelar Kegiatan Asesmen Keselarasan Kurikulum dengan Iduka

RADARLAMPUNG.CO.ID – Perguruan Tinggi Vokasi (PTV) harus mampu menunjukkan sinergi yang erat dengan industri, dunia usaha, dan dunia kerja (IDUKA). Keselarasan kompetensi lulusan PTV dengan kebutuhan kompetensi IDUKA merupakan tolak ukur akuntabilitas penyelenggaraan pendidikan vokasi.

Untuk itu, Politeknik Negeri Lampung (Polinela) melakukan kegiatan penyelarasan kurikulum dengan IDUKA. Hal tersebut dilakukan guna meningkatkan sinergi antara PTV dengan IDUKA,

Direktur Polinela Dr.Ir. Sarono, M.Si., mengatakan, kurikulum merupakan faktor yang sangat penting dalam pembentukan sumber daya manusia vokasi yang kompeten dan berkualifikasi tinggi.

Sarono manuturkan, problem utama yang sering terjadi antara PTV dan IDUKA, yakni link and match. Sedangkan, tantangan utama pada konsep link and match antara PTV dan IDUKA yang sampai saat ini belum dapat diatasi adalah kesesuaian antara kompetensi lulusan PTV dengan kebutuhan kualifikasi kompetensi IDUKA. Bila hal tersebut terus dibiarkan, tentu akan berimplikasi pada jalannya roda pembangunan di beberapa sektor prioritas bangsa di masa depan.

“Karena itu PTV merupakan salah satu komponen penting bagi IDUKA dalam menyiapkan kompetensi SDM yang sesuai dengan kebutuhan kualifikasi kompetensi IDUKA,” kata Sarono, Kamis (10/12).

Dengan adanya program asesmen keselarasan kurikulum dengan IDUKA, lanjut Sarono, program studi mempunyai kesempatan untuk melakukan analisis kesenjangan terhadap kompetensi lulusan dengan kebutuhan IDUKA sekaligus melakukan tinjauan ulang kurikulum dengan mempertimbangkan kebutuhan dan masukan IDUKA.

Sementara, ketua program studi Produksi Tanaman Pangan (Prodi PTP) Dr. Dulbari, SP., M.Si., menambahkan, untuk mewujudkan profil lulusan sesuai dengan yang diharapkan masyarakat maupun dunia industri, proses belajar mengajar di Prodi PTP telah didukung dengan sarana dan prasarana unggulan yaitu teaching farm.

Tim Prodi PTP dan Prodi Hortikultura sedang melaksanakan kegiatan Workshop Analisis Kesenjangan Program Asesmen Keselarasan Kurikulum dengan IDUKA. FOTO IST.

“Teaching farm merupakan sebuah konsep pembelajaran yang memberikan pengalaman kepada mahasiswa untuk belajar dan bekerja secara langsung seperti di dunia kerja. Saat ini terdapat dua teaching farm unggulan di prodi PTP yaitu teaching farm pertanian organik dan teaching farm Eledamame,” ungkapnya.

Dikatakan Dulbari, kurikulum prodi PTP saat ini telah mengacu kepada kerangka kualifikasi nasional Indonesia (KKNI) yang disusun sedemikian rupa untuk menghasilkan profil lulusan sebagai supervisor produksi tanaman pangan, dan wirausaha produksi tanaman pangan.

“Lalu, asisten peneliti bidang tanaman pangan, serta penyuluh pertanian. Komoditas unggulan prodi PTP ini diantaranya, padi, jagung, kedelai (edamame), dan aneka umbi (porang),” ujar Dulbari.

Sementara, Ketua Program Studi Hortikultura Desi Maulida,SP.,M.Si., menuturkan, prodi hortikultura sudah memetakan mata kuliah budidaya tanaman hias dan budidaya tanaman anggrek di dalam kurikulum pembelajaran.

“Dengan kompetensi mahasiswa mampu untuk melakukan perbanyakan tanaman hias baik melalui biji dan persilangan, serta mampu untuk membudidayakan tanaman hias yang berpotensi untuk dikembangkan. Program unggulan prodi hortikultura adalah menjadi pusat produksi tanaman hias, dan bertekad membantu para pengusaha untuk mengembangkan florikultura di Lampung,” ungkapnya.

Desi mengatakan, prodi hortikultura mempunyai visi “Menjadi Program Studi yang Inovatif dan Unggul dalam Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Terapan Bidang Hortikultura Tanaman Tropis”, sedangkan profil lulusannya diantaranya wirausaha di bidang hortikultura, supervisor di unit usaha bidang hortikultura; staf, teknisi, dan laboran di bidang hortikultura; penyuluh pertanian, penata dan pengelola taman; dan asisten manajer.

Untuk diketahui, asesmen keselarasan kurikulum dengan IDUKA melibatkan dua program studi yaitu prodi produksi tanaman pangan, dan prodi hortikultura.

Kegiatan asesmen keselarasan kurikulum dengan IDUKA dilaksanakan mulai September-November 2020 dan mendapat dukungan penuh dari Direktorat Kemitraan dan Penyelarasan Dunia Usaha dan Dunia Industri Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia tahun 2020. (rur/rls/sur)


Komentar

Rekomendasi