oleh

UTB Wisuda 449 Mahasiswa, Pesan Ketua Yayasan: Berilah Kebermanfaatan ke Masyarakat Luas

RADARLAMPUNG.CO.ID – Pandemi Covid-19 yang memaksa kita hidup di tatanan adaptasi normal baru membuat Universitas Tulang Bawang (UTB) menggelar wisuda dua sesi. Hal ini dikatakan langsung oleh Ketua Yayasan Yapipila Puncak Setiawan, SP., MM. Menurutnya, wisuda angkatan ke-43 ini tetap dilakukan secara langsung, namun dengan catatan pembatasan jumlah orang dan menerapkan protokol kesehatan ketat –sesuai anjuran pemerintah.

Sesi pertama dimulai pukul 08.00-12.00 WIB, dengan diikuti 151 mahasiswa Fisip dan 87 mahasiswa Fakultas Hukum. Dilanjutkan sesi kedua yang dimulai pukul 13.00-16.00 WIB, dengan diikuti 19 mahasiswa Fakultas Teknik, 6 mahasiswa Peternakan, dan 186 mahasiswa Mipa.

Meski demikian, menurutnya wisuda ini tidak mengurangi niat tulus memberikan penghargaan dan ungkapan kegembiraan atas pencapaian keilmuan para wisudawan.

“Para wisudawan berhasil melalui satu tahapan pendidikan dan siap menyandang gelar sarjana sesuai bidang keilmuannya masing-masing. Saya atas nama pengurus Yayasan Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Indonesia Lampung (Yapipila) mengucapkan selamat dan turut berbahagia kepada para wisudawan atas keberhasilannya menyelesaikan studi di UTB,” ucapnya.

Pihaknya juga mengucapkan terimakasi kepada semua dukungan orang tua dan tenaga pendidik. Serta tenaga kependidikan UTB yang telah mencurahkan tenaga dan upaya untuk bersama-sama membantu setiap prsoses, hingga akhirnya sampai pada tahap ini.

“Perlu kami sampaikan bahwa wisuda bukanlah akhir dari segalanya. Setelah ini akan ada proses awal yang menanti. Jangan berhenti belajar, carilah ilmu pengetahuan di mana saja, kapan saja, tanpa henti,” pesannya.

Ia juga berpesan agar para wisudawan selalu berkarya untuk memberi kebermanfaatan bagi masyarakat luas. “Dengan predikat sarjana yang melekat tentu akan ada tanggung jawab sosial yang besar di tengah masyarakat. Saya ingin mengingatkan bahwa bangsa Indonesia menunggu karya inovatif dari kalian. Jagalah nama baik almamater dan jangan pernah lupakan UTB sebagai tempat kalian menempuh semua pembelajaran dan pengalaman,” imbuhnya.

Dirinya mengajak bersama-sama membulatkan tekad dan teguhkan niat untuk selalu bahu-membahu memperkokoh UTB. Sehingga mampu berkontribusi secara maksimal dalam proses pendidkan dan pencerdasan seluruh anak bangsa.

Sementara, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Lampung Sulpakar mewakili Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung mengucapkan selamat, bangga, dan bersyukur karena UTB telah ikut serta membangun sumber daya manusia (SDM) berkualitas.

“Kami berharap nantinya para lulusan wisudawan/wisudawati dapat ikut serta dan berkontribusi untuk kemajuan pembangunan Lampung yang lebih maju kedepannya,” harapnya.

Ditemui usai prosesi wisuda, Eva Lestari Dolok Saribu selaku wisudawan terbaik Fakultas Hukum mengaku bersyukur menjadi lulusan terbaik dan mendapatkan IPK tertinggi: 3,92. Namun, dirinya juga tidak berpuas diri, karena apa yang dia dapatkan saat ini, menurutnya kedepannya akan terus dikembangkan lebih baik lagi.

“Tidak ada kiat khusus, saya hanya menjadi pribadi yang selalu ingin tahu. Apa yang tidak saya dapatkan di kampus saya cari di luar dan saya pilih mana yang baik dan mana yang buruk untuk saya jadikan bekal di kehidupan sehari-hari,” ucapnya.

Dirinya juga berterimakasih kepada seluruh pengajar atas semua ilmu dan pengalaman yang telah dia dapatkan. “Tak lupa saya juga berterimakasih kepada kedua orangtua saya atas semua support dan perjuangan selama ini,” kata dia.

“Dan, buat adik-adik, saya berpesan agar tidak pernah lelah dan bosan dalam belajar dan menimba ilmu di manapun, karena ilmu yang kita dapatkan akan sangat bermanfaat kelak di kehidupan bermasyarakat,” pungkasnya. (wah/sur)


Komentar

Rekomendasi