oleh

Harapan Petani di Tubaba Agar Pasokan Air Tetap Stabil

RADARLAMPUNG.CO.ID- Kurangnya pasokan air pada musim tanam padi sering menjadi kendala para petani, khususnya di Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba). Pasokan air pada awal musim tanam padi pertama (rendeng) Masa Tanam 2020/2021 cukup stabil. Namun para petani di Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Tulang Bawang Udik, dan Tumijajar berharap pasokan air tetap dapat maksimal hingga panen.

“Tidak bisa dipungkiri, para petani kadang masih kekurangan pasokan air untuk mengairi sawahnya. Ini menjadi salah satu kendala yang sering dihadapi oleh petani,”ungkap Suyono (43), salah satu petani padi di Kecamatan Tulang Bawang Udik saat berbincang-bincang, Minggu (27/12).

Menurutnya, dalam menanam padi pada sawah teknik irigasi seperti yang ada di beberapa tiyuh  di kecamatan setempat, air dari saluran irigasi adalah salah satu kebutuhan vital. “Kalau airnya kurang pasti pertumbuhan tanaman padi bisa terhambat. Artinya, air adalah kebutuhan yang sangat pokok bagi petani saat musim sawah,”cetusnya

Apalagi, lanjutnya, saat musim rendeng seperti sekarang kebutuhan air sangat banyak. Sebab seluruh‎ sawah ditanami padi. Berbeda dengan musim gadu yang hanya sebagian saja.

“Makanya, kami berharap pada musim rendeng ini, pasokan air bisa maksimal‎. Sehingga, pembagian air di sawah-sawah dapat lebih merata dan sesuai dengan kebutuhan para petani. Jika itu terpenuhi, mudah-mudahan pengelolaan sawah milik para petani bisa lebih maksimal dan hasilnya pun meningkat,”tandasnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Sumar (37). Dia dan petani lainnya juga berharap agar pasokan air pada musim rendeng ini maksimal, sehingga pasokan air tidak menjadi kendala bagi petani dalam mengolah sawahnya. Apalagi, imbuhnya, semua area persawahan pasti ditanami padi oleh pemiliknya.”Mudah-mudahan, musim rendeng ini pasokan air irigasi bisa lebih maksimal mengairi sawah kami, sebab kami berharap panen kami juga semakin meningkat dari sebelumnya,”singkatnya. (fei/rnn/wdi)


Komentar

Rekomendasi