oleh

Satgas Saber Pungli Diminta Perbaiki Pelayanan Publik

RADARLAMPUNG.CO.ID – Inspektorat Metro mengadakan Sosialisasi Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli), Senin (28/12), di ruang rapat Sekretaris Kota (Sekkot) setempat.

Adapun tujuan kegiatan tersebut untuk memulihkan kepercayaan publik, memberikan keadilan, dan kepastian hukum. Serta mewujudkan Metro kota bebas dari pungutan liar.

Adapun dasar hukum kegiatan tersebut adalah Perpres No. 87 tahun 2016 tentang Satuan Tugas Saber Pungli, dan Instruksi Mentri Dalam Negeri no. 180/3935/Sj tentang Pengawasan Pungli Dalam Penyelenggaraan Pemerintah Daerah.

Tugas pokok dan fungsi saber pungli adalah untuk melaksanakan pemberantasan pungli secara efektif dan efisien dengan mengoptimalkan pemanfaatan, satuan kerja dan sarana prasarana, baik yang berada di kementerian/lembaga maupun Pemerintah Daerah.

Satgas tersebut terbuka terhadap pelibatan masukan dari masyarakat langsung, sehingga bukan hanya satgas dan unit saber pungli yang mencari tempat adanya pungli, melainkan masyarakat diminta ikut aktif melaporkan.

Kemudian intelejen, pencegahan, dan sosialisasi, penindakan serta yustisi dalam menjalankan tugasnya satgas saber pungli diberikan kewenangan untuk melakukan operasi tangkap tangan.

Wali Kota Metro Achmad Pairin dalam sambutannya yang disampaikan Pj. Sekkot Metro Misnan menyampaikan bahwa praktik pungli tentu dapat merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Oleh sebab itu, Pemkot memandang perlu untuk melakukan berbagai upaya nyata dalam melakukan pemberantasan tegas secara terpadu sehingga dapat menimbulkan efek jera kepada para pelakunya.

Tentunya keberadaan satgas saber pungli diharapkan dapat merubah pelayanan publik yang semula kurang baik menjadi lebih baik, sehingga khususnya di lingkungan ASN mampu mewujudkan prinsip Good Governance dan Cleaner Governance secara bersama.

“Kepada peserta sosialisasi, kami minta untuk dapat mengikuti kegiatan dengan sebaik-baiknya sehingga akan mendapatkan tambahan wawasan dan pengetahuan seputar saber pungli. Setelah kegiatan ini berakhir, hendaknya dapat mensosialisasikan kembali, kepada peseta yang tak sempat hadir, sehingga tercipta pemahaman secara luas mengenai saber pungli,” tuturnya. (pip/sur)


Komentar

Rekomendasi