oleh

Stok Pangan Dijamin Aman Hingga Akhir Tahun

//Proyeksi Kebutuhan Awal Tahun 2021 Diprediksi 26.048 Ton//

RADARLAMPUNG.CO.ID – Dinas Ketahanan Pangan Kota Bandarlampung menjamin stok kebutuhan pangan hingga akhir tahun 2020 aman. Hal itu terlihat dari selisih kebutuhan dan stok bahan pangan selama sebulan penuh, Desember 2020

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Bandarlampung I Kadek Sumartha menyebutkan, adapun keburuhan bahan pangan yang diperlukan untuk mencukupi kebutuhan keseharian masyarakat Bandarlampung pada Desember 2020 sebesar 26.837 ton. Sedangkan, stok pangan mencapai 29.865,44.

Melihat angka analisa itu, maka kebutuhan pangan di Kota Bandarlampung untuk pangan beras, gula pasir, minyak goreng, daging sapi, daging ayam, telur ayam, susu, sayur dan buah, serta garam dan beryodium, hingg akhir tahun diprediksi aman terkendali.

Disebutkannya juga, bila merujuk bulan sebelumnya, adanya kenaikan kebutuhan bahan pangan. Dimana pada November lalu tercatat 25.969 ton bahan pangan yang diperlukan. Kenaikan kebutuhan pangan, terjadi disetiap kebutuhan pangan.

Kebutuhan dan stok pangan Desember 2020 selisihnya terlihat dalam rincian sebagai berikut:

-Beras 8.271 ton dengan ketersediaan 9.204,35 ton.
-Gula pasir 2.022 ton dengan ketersediaan 2.249,95 ton.
-Minyak goreng 2.573 ton dengan ketersediaan 2.863,57 ton.
-Daging sapi 302 ton dengan ketersediaan 336,27 ton.
-Daging ayam 1.259 ton dengan ketersediaan 1.400,70 ton.
-Telur ayam 1.223 ton dengan ketersediaan 1.361,42 ton.
-Susu 1.813 ton dengan ketersediaan 2.017,59 ton.
-Sayur dan buah 8.190 ton dengan ketersediaan 10.227,05 ton.
-Serta garam beryodium 184 ton dengan ketersediaan 204,54 ton.

Disebutkannya, meskipun Kota Bandarlampung tidak berada dalam sentra produksi bahan pangan daerah. Namun, Bandarlampung masuk dalam terminal pasar pangan daerah menjadikan, sehingga pasokan-pasokan bahan pangan diperoleh melimpah dari kabupaten lainnya.

Selain sembilan bahan pangan yang disebutkan di atas, Dinas Ketahanan Pangan Kota Bandarlampung menjamin ketersediaan gas elpiji juga aman dalam kurun waktu yang sama, yakni sebesar 759.663 ton.

Dia mengatakan, adapun proyeksi kebutuhan pangan untuk Januari 2021 sebesar 26.048 ton. Bila merujuk pada stok pada Desember 2020, apabila tidak terjadi penurunan pasokan, maka kebutuhan Januari 2021 juga diprediksi aman. (apr/yud)

Komentar

Rekomendasi