2021, Pemprov Target Indeks Pertanian Lampung di Angka 4

  • Bagikan

radarlampung.co.id-Pertanian yang masih menjadi salah satu penunjang perekonomian di Lampung pada 2021 mendatang bakal terus di maksimalkan. Seluruh hasil pertanian diharapkan tidak mengalami penurunan produksi, yang sebaliknya bisa terus meningkat.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Lampung Kusnardi mengatakan pihaknya terus memaksimalkan hasil produk pertanian. Seperti padi yang pada 2020 menghasilkan peningkatan produksi mencapai 20%.

“Alhamdulillah juga padi kita lumayan. Sempet khawatir produksinya turun tapi tetep naik. Terus kenaikan produksi (padi) sudah 20%, kan katanya susah naiknya, tapi kita akan terus ikhtiar. Apalagi dibidang kelembagaan kita akan kuatkan,” jelas Kusnardi.

Dia mengatakan, pertanian saat ini di kelola korporasi. Petani mengambil peranan bersama mengelola bersama diwilayah tertentu dan memenuhi standar.

Baca Juga:   Empat Kabupaten Prioritas Awal Program Simnangkis Tekan Kemiskinan di Lampung

“Hal itu diharapkan dapat meningkatkan produksi hasil pertanian. Selain itu, kita juga memanfaatkan alat pertanian, untuk padi persemaian tidak disawah atau semai kering bisa dilakukan semai di rumah juga. Pengairan juga kerjasama, kita tingkatkan yang ada. Semuanya goalnya indeks Panen 0,5 kita mau IP kita 4. Meskipun kalau meleset kan misal 2 bisa naik 25%, pembibitan diperbaiki,” tambahnya.

Dan seusai saran Gubernur Lampung Arinal Djunaidi pihaknya bakal menjadikan Lampung mandiri benih bahkan sumber benih padi di regional Lampung.

“Kita juga akan perbaiki prasarana holtikultura ya, lahan kering di perbaiki, pompa-pompa juga. Kita coba terapkan irigasi lahan kering dengan memanfaatkan sumur bertenaga matahari di Tegineneng, itu simpel tapi bermanfaat. Itu terobosannya, cabai juga, saya ga mau cabai hanya 1 atau 2 kali panen saja. Habis cabe nya, Harusnya harga murah tinggi,” tandasnya. (rma/wdi)



  • Bagikan